Tahun Ini, Pemkab Bekasi Pesimis Capai Target PAD dari IMTA

Gambar Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah
965
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten Bekasi pesimis dalam mencapai target pendapatan daerah dari sektor Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) di tahun 2018, disebabkan kewenangan pengawasan sudah berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Mudiana, mengatakan, pihaknya hanya melakukan pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA) dari sisi administratif.

"Perizinan TKA di Kabupaten dan Kota saat ini merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, perizinan TKA yang berada di Provinsi berada di Kementrian," jelas Mudiana, Jumat (25/5/2018).

Mudiana menyatakan, perihal kewenangan tersebut berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi. Sampai dengan bulan April 2018, PAD Kabupaten Bekasi yang diperoleh dari retribusi Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) baru mencapai Rp 10 Milyar. Ia pesimis akan mencapai target sebesar Rp 34 Milyar.

Mudiana menambahkan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retribusi IMTA, TKA diwajibkan membayar retribusi sebesar 100 dolar perbulan, retribusi ini masuk dan menjadi pendapatan pemerintah Kabupaten Bekasi. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar