Gerak Sat Set Perbaiki Jalan, BPD Ellak Daya Sebut Kades Keluarkan Dana Pribadi, Bagaimana dengan Kecamatan?

Foto: Potongan Video Tiktok Saat Beberapa Warga Melakukan Perbaikan Jalan di Salah Satu Titik Beberapa Waktu Lalu.
2126
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Perbaikan jalan yang menghubungkan 2 kecamatan, yakni Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura itu bukan tambal sulam, melainkan ditambal dengan semen yang sifatnya tidak permanen.

Seperti mendapat angin segar, setelah melakukan musyawarah dengan Ketua RT 18 hingga RT 24 Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, masyarakat setempat bergerak cepat melakukan perbaikan jalan yang sebelumnya pernah diusulkan sebanyak 3 kali ke pihak Kecamatan Lenteng oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ellak Daya, Syafiq Zayyadi Rusli, melalui musrenbangdes ke Musrenbangcam.

Sebagaimana dikatakan oleh Ketua BPD Syafiq, terhitung sejak 2021 hingga 2022 lalu, upaya yang dilakukan pihaknya dalam mengusulkan perbaikan jalan rusak belum ada hasilnya. Oleh karenanya, maka dari pihak BPD, Kepala Desa (Kades) dan tokoh masyarakat melalui musyawarah akhirnya memutuskan untuk melakukan perbaikan secara swadaya.

"Bulan Juni awal ini kami bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait desa, dan karena ini usulan masyarakat atau dalam arti lain masyarakat ga bisa nunggu lebih lama lagi, akhirnya kami konsep dalam bentuk swadaya," kata Ketua BPD Syafiq saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (19/06/2023).

Kondisi infrastruktur jalan yang sedikit memprihatinkan itu kurang lebih mengalami kerusakan sekitar 4 tahunan. Bukan tidak pernah dilakukan perbaikan semisal ditimbun dengan tanah untuk bagian jalan yang berlubang, akan tetapi karena sifatnya yang tidak awet maka seiring waktu akan kembali seperti sedia kala (red, aspal yang berlubang). Terlebih ketika musim hujan yang akan terbawa arus air mengingat kondisi tanah yang tidak rata.

Kemudian, karena tak mau lepas tangan, walaupun tidak ada bantuan yang dikucurkan pemerintah setempat, baik dari desa, kecamatan, maupun kabupaten, tetapi kata Syafiq dari Kades setempat mengeluarkan sebagian dana pribadi untuk membantu meringankan biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan.

"Selain swadaya, kami juga berikan bantuan semampunya dari desa atau dalam arti lain dana pribadi," tuturnya.

Saat ditanya apakah pihak kecamatan mengetahui jika warga melakukan perbaikan jalan, Syafiq mengaku tidak tahu. "Kalau itu kami tidak tahu" tutupnya.

Sementara itu, disoal seberapa banyak jumlah dana yang berhasil terkumpul, salah seorang penanggung jawab keuangan di salah satu RT itu mengatakan, bahwa sudah lebih dari 2 juta yang terkumpul dari pengendara roda 2, pejalan kaki bahkan anak sekolah yang memberikan sebagian uang sakunya untuk beramal.

"Teman-teman yang narik amal itu sebenarnya kasian kalau ada anak-anak sekolah ngasih uang. Tapi mungkin bagi mereka juga ada sisi kebahagiaan tersendiri kalau setelah ngabis uang dipuji ganteng, cantik, atau pintar," kata salah seorang warga yang namanya dirahasiakan.

Lebih lanjut, masih kata salah seorang warga yang namanya juga tidak disebutkan, apakah akibat jalan yang rusak itu pernah membuat insiden kecelakaan, pihaknya mengatakan beberapa kali sudah pernah. Jika musim hujan karena jalan licin dan jalan berlubang tertutupi genangan air dan jika musim kemarau roda kendaraan tergelincir akibat kerikil yang semakin banyak mengelupas dari badan jalan.

"Terakhir, sekitar 2 bulanan yang lalu ada kecelakaan lagi akibat bidang jalan yang menurun. Ada seorang santri bawa motor pas liburan pondok Mbak, tergelincir karena kerikil banyak ngelupas di kanan kiri jalan, dari arah sebaliknya juga ada kendaraan. Mau gak mau harus ngalah dan pas direm akhirnya jatuh dan luka-luka," ucap salah seorang warna menambahi saat dikonfirmasi beberapa hari lalu.

Penulis     :    Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Bekasi- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Gelaran Rubaru Agro Wisata Fest 2026 kembali menjadi sorotan....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Potensi gesekan mulai terlihat dalam pembangunan tanggul pengaman aliran Kali Regoyo di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Komentar