Foto: Kondisi Jalan Penghubung Antara Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Rubaru Setelah Dilakukan Perbaikan Secara Swadaya Oleh Masyarakat
Foto: Kondisi Jalan Penghubung Antara Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Rubaru Setelah Dilakukan Perbaikan Secara Swadaya Oleh Masyarakat
MEMOonline.co.id. Sumenep - Setelah diperbaiki secara gotong royong dengan bahan dari hasil swadaya, perbaikan jalan rusak yang menghubungkan antara Kecamatan Lenteng dengan Kecamatan Rubaru, rupanya sudah mencapai puncak finishing.
Meski tumpukan kayu masih terlihat dibeberapa titik untuk menandai para pengendara jika di ruas jalan itu masih basah akibat ditambal sulam, namun jalan tersebut sudah bisa dilalui.
Bahkan tumpukan kayu, sudah dibuka secara bergantian dan dinyatakan selesai (kering) secara keseluruhan.
Memperoleh hasil akhir yang maksimal dan diterima dengan perasaan lega, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Syafiq Zayyadi Rusli menyampaikan ucapan terima kasih atas kekompakan masyarakat yang terlibat. Pihaknya mengatakan bahwa masyarakat sudah melakukan upaya lebih karena tidak hanya merawat fasilitas yang ada.
"Merawat dan memperbaiki beda arti, dan masyarakat ini secara totalitas memperbaiki jalan karena kita tahu sendiri seperti apa jalan sebelumnya yang bahkan bisa dibilang cukup memperlihatkan," ucap Ketua BPD Desa Ellak Daya, Senin, (19/06/2023) saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Akses vital yang menghubungkan 2 kecamatan, antara Kecamatan Lenteng dan Rubaru itu memiliki peranan signifikan. Sebab, selain sebagai akses transportasi untuk peningkatan ekonomi masyarakat, juga sebagai akses pendidikan bagi para pelajar. Mengingat ada banyak masyarakat yang secara geografis masuk Kecamatan Rubaru menempuh pendidikan di Kecamatan Lenteng.
Berdasarkan pantauan media, setidaknya ada 2 lembaga pendidikan yang ada di perbatasan Desa Ellak Daya dan Desa Mandala. Sehingga hal itu juga menjadi pilihan bagi orang tua siswa yang memilihkan tempat mengenyam pendidikan anak-anaknya di Desa Ellak Daya. Namun, kondisi jalan yang kurang baik juga menjadi perhatian yang sedikit disayangkan.
"Mudah-mudahan bermanfaat dan lebih baik dari sebelumnya, terutama karena ini akses bagi anak-anak sekolah dan masyarakat pada umumnya. Kalau dibiarkan terus, "gak bahaya tah?" Akhirnya kesempatan diambil dan masyarakat gerak cepat melakukan perbaikan," lanjut Syafiq.
Masih kata Syafiq, sapaan akrab ketua BPD Ellak Daya itu mengatakan, bahwa kerusakan jalan itu bukan tidak pernah diusulkan ke pihak Kecamatan Lenteng agar mendapat bantuan dan segera dilakukan perbaikan. Namun sampai saat ini masih belum menentukan titik terang. Sehingga hal itu menjadi kesempakatan bersama atas usulan masyarakat sekitar agar dilakukan perbaikan dengan cara swadaya.
"Kami dari pihak BPD sudah usulkan pada saat Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) ke Musrenbangcam (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan). Sudah 3 kali diusulkan sejak 2021 - 2022," lanjutnya.
Sebagai informasi, kerusakan jalan itu kurang lebih sekitar 1,5 KM dan sudah terjadi kurang lebih sekitar 4 tahun. Mirisnya, akibat kerusakan itu, beberapa kali terjadi insiden kecelakaan.
Penulis : Elok Andriani
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak