Bertahun - tahun Tak Tersentuh Rehab, Jalan Penghubung Antara Kecamatan Lenteng - Rubaru Diperbaiki Secara Swadaya Oleh Masyarakat

Foto: Potongan Video Dari Akun Tiktok Milik Warga Setempat Saat Melakukan Perbaikan Jalan
1464
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Persoalan infrastruktur, seperti jalan rusak seakan tak pernah ada habisnya di kabupaten ujung timur pulau Madura ini. Kemarin di Kecamatan Gapura, Sumenep, sempat ada istiqasah besar-besaran antara ulama, kiai dan masyarakat dua desa, yakni Desa Gapura, Kecamatan Garu, dan Desa Tamidung, kecamatan Dungkek.

Mereka mengetuk pintu langit agar ada malaikat turun ke bumi, untuk memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan dua kecamatan, yang selama 14 tahun tidak pernah diaspal.

Kali ini kondisi dan keluhan yang sama juga disampaikan oleh masyarakan di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sebab jalan penghubung antara Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Rubaru yang melintang di desanya, nyaris tidak pernah tersentuh perbaikan.

Padahal kondisi jalan tersebut sudah dua kali dibawa ke musrenbangkap, untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah kabupaten. Namun apa daya, usulan masyarakat yang merindukan perbaikan jalan yang melintas di desanya, tidak mendapatkan respon positif dari pemerintah kabupaten.

Alhasil, kurang lebih sekitar 3 mingguan, masyarakat Desa Ellak Daya secara swadaya melakukan perbaikan jalan yang ada di perbatasan antara Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng dengan Desa Mandala, Kecamatan Rubaru swadaya.

Mereka secara sukarela memperbaiki jalan yang mennghubungkan antara dua kecamatan, yang bertahun - tahun tidak tersentuh rehap.

Salah satu masyarakat yang identitasnya enggan disebutkan dan ikut bekerja dalam perbaikan jalan tersebut mengatakan, bahwa perbaikan jalan itu seperti agenda rutin yang dilakukukan secara swadaya. Mengingat, perbaikan jalan ini bukan pertama kali dilakukan, dan di tahun-tahun sebelumnya sudah pernah dilakukan hal serupa.

"Namanya juga di desa ya Mbak, kalau urusan perbaikan jalan atau yang menyangkut kemaslahatan umat nggak mungkin nggak kompak, Alhamdulillah," katanya, Senin, (19/06/2023).

Pihaknya menyebutkan bahwa jalan adalah milik bersama, akan dilakukan perbaikan bersama pula jika ada kerusakan dan tidak harus selalu menunggu bantuan dari pemerintah, terlebih lokasinya yang ada di pelosok dan hampir bisa dikatakan jarang mendapatkan perhatian.

Kemudian, disoal dari mana dana yang diperoleh untuk membeli keperluan alat dan bahan, salah seorang penanggung jawab keuangan mengatakan bahwa dana tersebut diperoleh dari hasil sumbangan masyarakat yang melintas di jalan sekitar, baik yang menggunakan kendaraan maupun pejalan kaki.

"Solidnya masyarakat desa itu tidak perlu diragukan. Nggak cuma orang tua yang ngasih uang ke teman-teman yang menjaga amal, bahkan anak-anak yang mau berangkat sekolah juga ngasih," ucap salah satu Ketua RT setempat.

Walaupun sifatnya sementara dan hanya menggunakan bahan ala kadarnya, namun salah seorang Ketua RT setempat berharap agar perbaikan jalan itu bisa mengurangi potensi kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Terlebih ketika musim hujan akibat banyaknya jalan berlubang dan kerikil aspal yang semakin banyak mengelupas. Mengingat kondisi jalan yang bukan datar melainkan tanjakan dan sebaliknya (menurun), sehingga potensi terjadi kecelakaan juga dinilai lebih besar.

"Semoga bermanfaat dan masyarakat ikhlas dalam membantunya. Kita upayakan yang terbaik dan semampunya dari dana yang sudah terkumpul" lanjutnya.

Sementara itu, perbaikan jalan yang sudah dilakukan sejak Minggu pertama di Bulan Juni 2023 ini, sebelumnya sudah melalui proses musyawarah dengan beberapa Ketua RT di Desa Ellak Daya, yakni meliput RT 18 hingga RT 24 bersama dengan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa setempat.

Penulis     :    Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Bekasi- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Gelaran Rubaru Agro Wisata Fest 2026 kembali menjadi sorotan....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Potensi gesekan mulai terlihat dalam pembangunan tanggul pengaman aliran Kali Regoyo di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Komentar