Foto : Polisi saat melakukan razia sajam
Foto : Polisi saat melakukan razia sajam
MEMOonline.co.id. Bangkalan - Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) memanggil sejumlah pihak di Pendopo Agung Bangkalan. Hal ini dilakukan karena salah satu Calon Kapala Desa yakni dari Desa Banyuning Laok masih tak menyepakati hasil penghitungan suara.
Pemanggilan ini diikuti oleh sejumlah pendukung calon kepala desa yang terlibat dalam gugatan tersebut. Tak hanya ikut mengawal hingga tiba di pendopo, para pendukung membawa belasan senjata tajam jenis parang yang disimpan didalam mobil.
Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian melakukan razia pada sejumlah mobil yang terparkir didepan Pendopo Agung Bupati. Hasilnya sejumlah sajam diamankan beserta 10 orang pemilik sajam tersebut.
"Kami lakukan razia dan petugas menemukan sejumlah sajam dari beberapa mobil. Selain itu juga ada 10 orang yang kami amankan," ujar Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, Selasa (16/7).
Bangkit juga mengatakan, pihaknya masih mendalami hal tersebut. Hingga kini pihaknya masih belum menetapkan tersangka dari kepemilikan senjata tajam itu.
"Kami masih dalami dulu nanti hasil penyelidikannya seperti apa baru akan ada penetapan (Tersangka)," imbuhnya.
Hingga kini polisi masih terus mendalami hal tersebut dan juga mendalami motif para pendukung cakades yang membawa sajam itu.
"Kami akan terus gencar melakukan razia sajam dan senpi," pungkasnya.
Penulis : Julian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak