Foto: DPRD Jember Tabroni, Muspika Ledokombo dan Ketua Tim Monitoring
Foto: DPRD Jember Tabroni, Muspika Ledokombo dan Ketua Tim Monitoring
MEMOonline.co.id. Jember - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, merupakan bagian dari tahapan perencanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jember, yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.
Acara Musrenbang dihadiri oleh Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni, Camat Moch Suryadi berserta pihak-pihak terkait di wilayah Pemkab Jember dan Kades se-Kecamatan Ledokombo.
Dalam Sambutannya, Camat Ledokombo Moch Suryadi, meminta kepada seluruh aparatur kecamatan dan desa untuk menjadikan sebagai wilayah wisata nasional.
"Musrembang dimulai dari tingkat dusun, desa dan kecamatan kemudian kita jadi acuan dan pedoman ditingkat kabupaten, usulan tersebut sesuai visi misi bupati Jember, yakni untuk mensejahterakan masyarakat,"jelas Suryadi.
Pasalnya, Kecamatan Ledokombo memiliki potensi wisata alam yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Mulai dari wisata pantai, air terjun, hingga kebun edukasi dan Agrowisata serta berbagai objek wisata lainnya.
"Di Kecamatan Ledokombo sendiri selain pertanian, potensi tempat wisata alam pegunungan dan air terjun, bagaimana dikemas jadi wisata tradisional,"ujarnya.
Selain itu, pembangunan dan inovasi daerah di wilayah kecamatan dampaknya perekonomian dan kesejahteraan rakyat akan terangkat.
"Dari tempat wisata, pengunjung akan banyak dari situ UMKM akan tumbuh, maka UMKM untuk mensejahterakan masyarakat kec Ledokombo,"imbuhnya.
Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni yang menghadiri musrembang yang bertempat di Pendapa Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (6/2/2023).
Dalam musrembang tersebut Tabroni menyampaikan pentingnya pembangunan wilayah yang ditunjang dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terdapat di masing-masing desa/kecamatan yang dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.
Sebab. Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan musrenbang yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan musrenbang pada tingkat dusun dan desa.
"Tokoh masyarakat di berbagai bidang seperti rencana pembangunan yang di desa-desa dusun RW RT menjadi satu kesatuan yang diwakili oleh desa,"tutur Tabroni.
Tak hanya sampai disitu menurut dia, wilayah memiliki potensi wisata alam yang sangat beragam yang dapat terus dikembangkan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dan pentingnya koordinasi antara kepala desa, kecamatan dan kabupaten. Ini adalah kunci keberhasilan dari sebuah daerah.
“Kita Terus evaluasi pembantu yang ada didesa dan Usulan Kegiatan dari masyarakat yang mendesak kita prioritaskan, jadi melalui musrembang ini aspirasi dari masyarakat tahu,”pungkasnya.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit