Diduga Jadi Ajang Porstitusi Terselubung, Masyarakat Makassar Resah dan Minta Pemkab Pantau Hotel Citadines

Foto: Citadines Royal Bay Makassar yang berlokasi di jalan Sultan Hasanuddin Nomor 24 Ujung Pandang
1935
ad

MEMO online, Makassar – Dari Hotel Bintang 4 yang berada di lokasi strategis di Makassar, tepatnya di jalan Sultan Hasanuddin Nomor 24 Ujung Pandang Makassar, merupakan tempat paling stargis bagi para tamu,  memulai penelurusan di kota yang aktif ini.

Dan dari Citadines Royal Bay Makassar ini, para tamu dapat menikmati akses mudah ke semua tempat, yang dimiliki oleh kota ini.

Karena lokasinya yang strategis, serta properti yang dimiliki, mempermudah akses ke semua destinasi yang wajib dikunjungi para tamu.

Tidak hanya itu, Citadines Royal Bay Makassar juga menawarkan pelayanan sempurna dan segala fasilitas penting untuk memanjakan para wisatawan.

Bahkan ketika para tamu menginap di hotel ini, dapat menikmati properti yang luar biasa, seperti  dapat menikmati WiFi gratis di semua kamar, dengan penjagaan satpam selama 24 jam, layanan kebersihan harian, perapian, serta layanan taksi.

Citadines Royal Bay Makassar  memiliki 186 kamar yang didesain dengan cantik. Di semua kamarnya dilengkapi dengan televisi layar datar, kopi instan gratis, teh gratis, minuman selamat datang gratis, linen.

Selain itu, Citadines Royal Bay Makassar  memiliki berbagai pilihan fasilitas rekreasi yang memungkinkan anda melakukan bermacam hal selama menginap.

Citadines Royal Bay Makassar adalah pilihan yang cerdas bagi para wisatawan yang berada di Makassar dan menawarkan pengalaman menginap yang menenangkan setiap saat.

Namun di tengah lengkapnya fasilitas yang dimiliki, ternyata hotel ini diduga di jadikan tempat portitusi terselubung.

“Kendati di tempat tersebut ada Securitynya, mereka hanya dijadikan alat untuk melindung praktek kemaksiatan,” kata CM, salah seorang warga setempat, yang juga pernah bekerja di hotel tersebut selama 14.

Menurutnya, Praktek prostitusi biasa dilakukan para tamu pada malam hari. Karena pada malam hari, suasananya agak sepi dan para tamu bebas melakukan aksi hubungan terselubung layaknya suami istri.

Di Hotel yang baru berusia 1 tahun ini, dan tergolong hotel paling laris di Makassar ini, banyak para artis yang  bermalam di hotel ini.

Biasanya, sebelum melakukan praktek prostitusi, para tamu ini memesan kamar dulu dan biasa menyuru petugas Security yang ada di tempat tersebut, membeli minuman keras, alat kontrasepsi/kondom, dengan memberinya uang tips.

Anehnya, praktek prostitusi yang terjadi Citadines Royal Bay Makassar, terkesan diliindungi oleh petinggi di daerah itu.

Sehingga, masyarakat Makassar menjadi resah dan tidak nyaman dengan praktek prostitusi itu. Apalagi masyarakat didaerah itu, notabine beragama islam.

Oleh karena itu, masyarakat berharap supaya Pihak Pemda KA Satpol PP dan Kepolisian  bertindak dan melarang tentang adanya praktek portitusi. (Ciswandi M/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar