Foto: Kantor Desa Sukosari,
Foto: Kantor Desa Sukosari,
MEMOonline.co.id. Jember - Kepala Desa (Kades) Sukosari, Romadhon, diduga asal main comot Kepala Dusun (Kasun). Terindikasi karena ada unsur monopoli politik. Senin(16/12/2022).
Akibatnya, tidak sedikit warga setempat yang protes. Bahkan menggertak bakal mengadu langsung ke bupati.
Salah seorang warga Inisial OR memaparkan, pihaknya mewakili warga ingin memastikan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dilakukan secara teruji dan terukur, bukan atas perasaan suka dan tidak suka kepada orang tertentu.
"Artinya kami tidak menuntut lain-lain, bukan karena saya ada kepentingan politik suka atau tidak, kami tidak menuntut aturannya, aturannya sudah benar, tapi pelaksanaannya apakah sesuai prosedur dengan aturan,"ucapnya.
Menurutnya, tidak dipungkiri bahwa menjalankan roda pemerintahan desa tentu sedikit banyak dipengaruhi pula oleh dengan siapa sang Kades mengayuh.
Namun, justru di sinilah ujian pertama seorang Kades, menunjukkan profesionalismenya, menjamin bahwa tidak terdapat konflik kepentingan yang dapat mengacaukan sistem pemerintahan.
"Seharusnya, apapun Jabatannya, perlu dipelajari lagi selaku pemangku wilayah desa,"jelasnya.
Sementara Kades Romadhon, belum bisa memberikan keterangan. Saat dihubungi media, ponselnya dipegang istrinya.
"Pak kades masih ada di dalam,"kata istri Romadhon kepada wartawan,"pungkasnya.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit