Soal Laporan Diduga Tercemar BBM, Kades Glagahwero Terdiam Manggut-manggut

Foto: Muspika kecamatan Kalisat
1648
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Kepala Desa (kades) Abdul Halim Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, secara terang-terangan mengaku tidak pernah menerima laporan dari warga.

Hal itu, disampaikan di pendopo Desa Glagahwero, terkait adanya sumur warga yang diduga tercemar BBM dari SPBU dengan kode 54-681-14.

Pernyataan yang disampaikan Halim dalam acara musyawarah bersama warga dan jajaran Muspika Kalisat terkait hasil laboratorium sampel air sumur warga yang diduga tercemar BBM.

Halim mengatakan, pihaknya baru mengetahui tentang kasus tersebut setelah viral di pemberitaan pada salah satu media online.

"Saya tahunya dari Media. Sebelumnya tidak ada warga yang melapor kepada saya kalau sumurnya tercemar,"dalihnya. Kamis (8/12/2022) malam.

Sontak pernyataan Kades Glagahwero tersebut memantik reaksi dari warga yang merasa sumurnya tercemar BBM.

Salah seorang warga atas nama Mirwan, yang berdomisili di Perumahan Cluster Diponegoro Land membantah pernyataan Halim.

Menurut dia, beberapa waktu sebelum media meliput, warga sudah terlebih dahulu memberitahu kepada Ketua RT perihal air sumur yang diduga tercemar BBM.

"Saya memulai dari bawah dulu, yaitu menyampaikan ke Pak RT. Setelah itu ke pihak POM juga sudah ada upaya," sangkalnya.

Mendengar pernyataan Mirwan, Kades Glagahwero itu pun seketika terdiam. Ia hanya terlihat manggut-manggut mendengarkan penjelasan warganya.

Apalagi sangkalan Mirwan diperkuat dengan adanya Ketua RT setempat yang juga hadir dalam acara tersebut, dan membenarkan pernyataan Mirwan.

Lalu bagaimana dengan hasil laboratorium sampel air sumur warga?

Advokat Priyori Law Office, Pria Alfisol Rahardi, yang diberi surat kuasa oleh pihak SPBU, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil lab yang dilakukan tim ahli, hasilnya negatif.

"Artinya, air sumur warga Glagahwero tidak tercemar BBM. Ini sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan pihak Pertamina," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan,"Kades: Tidak Ada Warga Laporan, Warga Tak Puas dengan Hasil Lad Laboratorium SPBU Kalisat di Jember.

Jember - Hasil lad laboratorium SPBU Kalisat 54-681-14. Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang dilakukan tim ahli, hasilnya negatif.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Mursalin akhirnya memasuki babak baru....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan daerah yang...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kekayaan budaya lokal kembali menunjukkan daya tariknya di tingkat...

MEMOonline.co.id. Lumajang-Tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pihak pengelola CV Surya Agro Mandiri yang berlokasi di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang,...

Komentar