Foto: Khairudin, Kepala Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Sumenep, saat menghadiri reorganisasi gapiktan
Foto: Khairudin, Kepala Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Sumenep, saat menghadiri reorganisasi gapiktan
MEMOonline.co.id. Sumenep - Kepala Desa (Kades) Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Khairudin, berharap kesejahteraan petani di desanya, makin sejahtera.
Pernyataan tersebut di lontarkan orang nomer satu di Desa Ellak Daya tersebut, saat pelaksanaan reorganisasi gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di desanya, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pelaksanaan Reorganisasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di desanya, Rabu (2/11/2022).
"Saya berharap dengan pergantian pengurus di gapoktan, bisa membawa peyani Desa Ellak Daya, makin maju dan makin jaya," terangnya.
Selain itu, Khairudin berharap dengan dilaksanakan reorganisasi, Gapoktan di desanya dapat memberikan pengaruh positif yang tidak hanya menyasar kepentingan pribadi atau kelompok semata.
Meski pengukuhan kepengurusan masih belum final, namun pihaknya tetap menaruh harapan besar untuk pengurus Gapoktan baru.
"Semoga kedepan pengurus poktan yang baru dapat mengakomodir harapan-harapan dari anggota. Sehingga semua Poktan yang berjumlah 21 Poktan dapat merasakan manfaat secara maksimal demi kepentingan masyarakat Ellak Daya secara universal," lanjutnya.
Pantaun media ini di lapangan, acara tersebut digelar sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00.
Bahkam dalam kegiatan itu, menghasilkan beberapa kesepakatan, salah satunya adalah pemilihan Ketua Gapoktan Desa Ellak Daya.
Ahmad Syafi'i yang priode sebelumnya menjabat sebagai Ketua Gapoktan "Makmur Jaya" Desa Ellak Daya, saat ini posisinya diganti Hasib, untuk meneruskan program-program kepengurusan sebelum.
"Sebenarnya saya tidak mau menjadi ketua, bahkan sejak reorganisasi dulu saya juga tidak hadir di acara seperti ini karena tidak mau menjadi ketua, tapi teman-teman langsung memilih saya. Artinya ini takdir dari Allah" ungkap Hasib.
Hasib menuturkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar musyawarah untuk menentukan kepengurusan yang akan terlibat di dalamnya. Selain itu, ia juga akan memberikan pembinaan khusus terhadap anggota yang tidak aktif ketika rapat bulanan atau setiap Sabtu terakhir tiap bulan di salah satu rumah anggota.
Pihaknya menambahkan untuk di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, awalnya berjumlah 33 Kelompok Tani (Poktan), namun saat ini tersisa 21 Poktan. Ke-21 Poktan yang aktif ini sudah mendapatkan SK dari Dinas Pertanian.
"Satu desa ada 21 Poktan dari asalnya 33, tapi sisanya itu yang kemudian tidak aktif lagi" pungkas Hasib.
Penulis : Elok Andriani
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak