Foto: Petani
Foto: Petani
MEMOonline.co.id. Bangkalan - Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Bangkalan aktif melakukan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyelewengan distribusi pupuk kepada petani.
Kepala Dispertapahorbun Bangkalan, Puguh Santoso mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya agar pupuk bersubsidi dapat diterima para petani hingga pelosok desa. Salah satu upayanya yakni terus melakukan koordinasi dan pemantauan langsung pada agen penyalur maupun distributor pupuk.
"Kami aktif melakukan pantauan. Petugas kami turun langsung dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang ada di lapangan. Sehingga, sampai saat ini penyaluran tetap berjalan dengan baik," tuturnya, Jumat (16/9).
Puguh juga mengatakan, pemantauan ini dilakukan sekaligus untuk menjaga stok pupuk di Bangkalan agar tidak diselewengkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Sehingga, kebutuhan pupuk di Bangkalan tercukupi dan tidak terjadi kelangkaan.
"Yang terus kami jaga itu agar stoknya tetap ada. Jadi petani kita tidak kebingungan mencari pupuk dan kami akan tindak tegas jika ada pihak yang melakukan pelanggaran, misalnya jatah pupuk di Bangkalan dijual ke luar daerah," ungkapnya.
Ia juga memastikan seluruh agen atau kios pembelian pupuk bisa melayani petani dengan baik dan tidak mempersulit proses pembelian pupuk. Selain itu, pihaknya juga aktif melakukan pengawasan harga penjualan di tiap kios yang menjual pupuk bersubsidi.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Subsidi Bangkalan Abdul Rohim mengatakan, pihaknya terus memperketat pengawasan distribusi pupuk di Bangkalan. Tak hanya itu, pihaknya juga memastikan pupuk yang berada di kios sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Selain memperketat pengawasan, kami juga pastikan kios-kios yang bermitra dengan kami tidak ada yang menjual pupuk diatas HET. Jika ada, silahkan laporkan maka akan kami tindak," pungkasnya.
Penulis : Julian
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit