Tak Jelas Siapa Pelaksananya, Proyek Siluman di Banyuwangi Dihentikan Warga

Foto: Pekerjaan proyek siluman yang diduga asal-asalan
1567
ad

MEMOonline.co.id, Banyuwangi – Pekerjaan proyek plengsengan di Dusun Terongan Timur RT01. RW 04. Desa Kebonrejo Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, diprotes warga.

Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut terkesan asal-asal serta tidak memasang  papan nama CV, yang mengerjakan proyek tersebut.

Sehingga, Kepala desa (Kades) bersama warga setempat serta anggota LSM Terpadu, melakukan protes pekerjaan proyek siluman itu.

Hasil pantauan media ini dilapangan, proyek siluman yang tidak jelas nilai anggaran serta nama CV tersebut, diduga dikerjakan asal jadi alias tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Ironisnya lagi, pasir yang dipakai untuk bahan cor bercampur lumpur.

Menurut salah satu warga setempat saat dikonfirmasi terkait keberadaan proyek diwilayahnya, mengaku menyesal dengan pekerjaan proyek itu.

"Seharusnya setiap proyek memasang papan nama, tujuannya agar warga bisa ikut memantau dan mengawasi jalanya pembangunan, jika tidak ada, pada siapa warga mau melapor bila terjadi pembangunan seperti ini,” kata Slamet, salah satu warga setempat, yang juga anggota LSM Terpadu, saat dimintai keterangan  awak media, Minggu (1/4/2018).

Oleh karenanmya, pihaknya berharap pemerintah mau turun tangan terkait pembangunan proyek siluman itu.

Sebab bila dilihat dari pengerjaannya, sudah dapat dipastikan tidak sesuai dengan RAB.

Sementara itu Kepala Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru, Arif Rahman, saat mendatangi lokasi langsung melakukan pengecekan serta memberhentikan para pekerja agar tidak melanjutkan pembangunan tersebut.

"Untuk sementara pengerjaan proyek ini saya berhentikan agar plaksana atau CV datang, guna membenahi pekerjaan yang kualitas/mutu nya tidak sesuai. Saat kita tinjau hasil pengerjaannya sepertinya tidak sesuai dengan RAB, dan proyek ini sebelum realisasi tidak ada pemberitahuan sama desa," terang Rahman.

Menurut salah satu pekerja yang ditemui di lokasi mengatakan, proyek tersebut sudah berjalan hampir 2 minggu lamanya. Diketahui, proyek tersebut digunakan untuk pembangunan plengsengan yang berada di pinggir sawah di Desa Kebunrejo Kecamatan Kalibaru.

“Kita disini hanya pekerja, tidak tahu siapa pemilik proyek ini. Sebab, kita hanya disuruh oleh mandor. Selebihnya kita tidak tahu,” terang Bambang (45), salah satu pekerja proyek ditemui di lokasi.

Bahkan 9 pekerja yang terlihat sibuk melakukan pembangunan di lokasi, tak mengetahui pasti berapa jumlah anggaran dalam pembangunan proyek tersebut.

“Jangankan berapa nilainya. Siapa pemilik proyek ini, kita tidak tahu. Sebab, kita semua hanya pekerja saja,” timpal pekerja lainnya. (Anis/Wahyu/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar