Ratusan Warga saat Melakukan Penolakan
Ratusan Warga saat Melakukan Penolakan
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Adanya penggalian tanah di Dusun Garuk, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang dilakukan oleh salah satu kelompok orang yang bukan penduduk asli sekitar, mendapat penolakan keras dari warga setempat, Selasa (27/03/2018).
Penolakan galian tanah itu dilakukan oleh kurang lebih sebanyak 150 orang, dikarenakan sangat meresahkan dan mencemari lingkungan warga sekitar, lantaran menggunakan alat-alat berat.
Hal itu, disampaikan langsung oleh Kepala Dusun Garuk Muri melalui RT 1 Moh, Syaifuddin mengatakan, "masyarakat menolak dan tidak setuju karna membayakan lingkungan sekitar," katanya.
Pihaknya menjelaskan, bahwa penggalian tanah yang dilakukan oleh salah satu klompok orang (Dusun Talageh, Desa Blumbungan), sudah lama.
"Tolong berhentikan secara permanen demi kondusifnya masyarakat sekitar," papar Syaifuddin.
Dari kejadian penolakan itu, warga Dusun Garuk langsung melayangkan surat ke Kepala Desa Blumbungan, Camat Larangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Komisi I DPRD Pamekasan.
"Kami meminta agar penggalian di berhentikan secara permanen. Hal itu berdasarkan surat penyalin yang di tanda tangani oleh masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Blumbungan, Koka Syaiful Bahri membenarkan adanya aksi penolakan yang dilakukan oleh warga Dusun Garuk.
"Sekitar 150 warga menolak dan kami memediasi masyarakat dan pengelola agar pengerukan tanah diberhentikan," jelas Syaiful. (Faisol)