Soal Direksi Perseroda Rangkap Jabatan, Dewan : BUMD Butuh Ditangani Secara Fokus

Foto : Rapat penetapan Direksi Perseroda Bangkalan
1538
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Perubahan nama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bangkalan menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) juga turut mengganti jajaran direksi didalam tubuh instansi tersebut.

Perubahan tersebut telah ditetapkan hari ini dengan menetapkan beberapa pejabat masuk dalam posisi atas. Diantaranya Ketua Koni Bangkalan, Moh Fauzan Jakfar sebagai direktur, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Taufan Zairinsjah sebagai Komisaris Utama.

"Seluruh direksi terpilih sudah sesuai dengan standart dan tidak menyalahi regulasi yang ada," ujar Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron.

Ia juga berharap, dengan digantinya direksi Perseroda dapat memperbaiki kinerja BUMD Bangkalan. Sehingga seluruh program dapat berjalan dengan baik.

Diketahui sebelumnya BUMD Bangkalan tersandung kasus korupsi terkait penyertaan modal pada PT Tanduk Majeng untuk pembangunan properti di Kecamatan Arosbaya. Dalam kasus tersebut, ditemukan adanya kerugian negara sebanyak Rp 15 milyar.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih stagnan. Meski begitu terdapat 20 orang dipanggil untuk diperiksa. Namun, tak ada satupun tersangka yang ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Fraksi Keadilan Hati Nurani DPRD Bangkalan, Mahmudi menyebutkan, meski rangkap jabatan tak menyalahi regulasi, sistem dalam tubuh BUMD membutuhkan penanganan khusus. Sehingga, seluruh pejabat di instansi tersebut dapat fokus memperbaiki sistem yang sebelumnya.

"Kita semua tau sebelumnya BUMD sudah cacat dengan kasus yang bergulir saat ini, sehingga perlu ditangani secara fokus. Butuh orang yang kompeten di bidang tersebut dan totalitas mengurus sistem didalamnya," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengkritisi tidak transparannya proses seleksi pemilihan direksi tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak terbuka untuk dalam penyeleksian tersebut.

"Harusnya dari awal terbuka, bukan tiba-tiba ada penetapan begini. Pemilihan itu harusnya sejak awal harus transparan dan di publish sehingga orang-orang yang kompeten memiliki peluang untuk memperbaiki sistem itu," ungkapnya.

Meski begitu ia berharap pejabat baru dapat bekerja dengan maksimal sehingga BUMD Bangkalan bisa berkontribusi dalam peningkatan PAD di Bangkalan.

Penulis: Julian

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar