Bupati Hendy Akhirnya Meminta Maaf Soal Heboh Honor Penanganan Pemakaman Korban Covid 19 di Jember

Foto: Bupati Jember Ir Hendy Siswanto. Meminta maaf acara Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Senin siang (30/08/2021),
1371
ad

MEMOonline.co.id, Jember - Sikap Bupati Jember Ir.Hendy Siswanto, mengungkapkan permintaan maaf ke publik, imbas bantuan dari honor kegiatan Bupati untuk penanganan pemakaman jenazah korban Covid-19, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Permintaan maafnya saat mendapatkan kesempatan memberikan sambutan di acara Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Senin siang (30/08/2021), dengan agenda pembacaan Nota Pengantar Rancangan Perda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Tidak hanya sampai disitu, Bahkan orang nomor satu di Jember, minta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Dirinya Berharap ke depan tidak terulang kembali hal-hal yang tidak diharapkan. Karena bisa mengganggu sinergitas eksekutif dan legislatif.

“Selaku Bupati dan Kepala Daerah Kabupaten Jember, dari lubuk jiwa yang terdalam dan penuh kerendahan hati, saya meminta maaf atas kegaduhan ini,” sambungnya dengan suara bergetar.

Selanjutnya, Hendy akan melakukan evaluasi di jajaran internal birokrasinya agar kasus honor fantastis yang sempat ia terima bersama pejabat lain tidak terulang.

“Beberapa hari ini Jember timbul kegaduhan menjadi sorotan dan pemberitaan nasional hingga menimbulkan ketidak nyamanan,” kata Hendy saat membaca pidato di paripurna DPRD Jember.

Bupati Hendy menyampaikan,“Dirinya selaku Bupati dan Kepala Daerah Kabupaten Jember, dari lubuk jiwa yang terdalam dan penuh kerendahan hati, saya meminta maaf atas kegaduhan ini,” sambungnya dengan suara bergetar.

Hendy juga menegaskan bahwa honor pemakaman yang ditujukan kepada 4 pejabat termasuk dirinya senilai Rp 282 juta telah dikembalikan ke kas daerah.

Namun, Hendy justru menyampaikan terimakasih atas kritik dan masukan yang dilayangkan kepadanya.

Baginya, kritikan tajam membuat dorongan untuk perbaikan birokrasi Pemkab Jember.

“Saya pun dengan rasa tulus ikhlas, sangat berterima kasih kepada seluruh rakyat Jember dan semua pihak yang telah mengkritik, agar asas kepantasan dan moralitas harus dijunjung kepadanya,”

Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami dan seluruh jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember,” jelasnya.

Penulis: Zainullah

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Ketua Brigade 571, Sarkawi, kembali mendatangi penyidik Polresta Sumenep untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Ganding turut ambil bagian dalam pameran UMKM yang digelar Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Upaya mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus dilakukan di Desa Pagerungan Besar,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik pungutan yang diduga terselubung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jalan Kalimas, Lumajang, kini kian menjadi...

Komentar