Percepat Vaksinasi COVID-19, Jabar Targetkan Kekebalan Kelompok Terbentuk Akhir 2021

Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil
592
ad

MEMOonline.co.id, Bandung -Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi target vaksinasi Covid-19 untuk Pemkab Bandung Barat sebanyak 24.000 per hari.

Target vaksinasi itu untuk percepatan vaksinasi yang ditargetkan rampung Desember 2022 agar herd immunity segera tercapai.

Emil mengatakan, hingga saat ini vaksin yang diberikan kepada Pemprov Jabar sebanyak 10 juta dosis dan telah dilakukan vaksinasi sebanyak 9 juta dosis.

“Saya pesan ke Bupati Hengky Kurniawan, memaksimalkan puskesmas-puskesmas minimal 50 orang setiap hari, ajak klinik, rumah sakit, dan aparat desa. Serta partisipasi pihak ketiga,” kata Ridwan Kamil saat ditemui di Padalarang, Selasa (3/8).

Ia mengakui, stok vaksin di wilayahnya kini sudah mulai berkurang. Oleh karena itu, Pemprov Jabar tengah menunggu bantuan vaksin kembali dari pemerintah pusat yang rencananya bakal datang pada Agustus ini.

“Stok vaksin kita memang mau habis, pemerintah (pusat) menjanjikan ada puluhan juta dosis akan datang pada bulan Agustus ini. Jadi permohonan sudah disampaikan tapi barang (vaksin) belum datang juga,” ucapnya.

Pelaksanaan PPKM level di wilayah Jawa Barat, sebut Emil, efektif menekan angka penyebaran Covid-19. Hal tersebut terlihat dari keterisian rumah sakit yang saat ini berada pada angka 52 persen.

“Kasus kita melandai, Bed Occupancy Rate (BOR) kita turun ke angka 52 persen dari puncaknya bulan lalu sempat menyentuh 91 persen. Jadi kalau ditanya PPKM berhasil, ya berhasil,” sebutnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberlakukan perpanjangan PPKM level 4 ini secara proporsional di setiap daerah. Artinya, secara bertahap kegiatan masyarakat dibuka tergantung indikator sebaran kasus Covid-19.

“Akan berlangsung pada daerah-daerah yang indikatonya masih relatif belum baik. Tapi kan tidak semua begitu. Ada 14 daerah yang sudah membaik dikasih level 3, satu daerah sangat baik yaitu kabupaten Tasikmalaya dikasih level 2,” tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, sejauh ini pihaknya terus berupaya memaksimalkan stok vaksin yang ada untuk diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

“Kita melakukan vaksinasi disesuaikan dengan stok vaksin yang ada walaupun sebenarnya sangat terbatas,” kata Hengky.

Ia menargetkan, pada bulan Desember mendatang pihaknya optimistis target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat mencapai target 75 persen. Hengky menegaskan, pihaknya telah menyiapkan skema dalam 40 hari satu juta target vaksinasi dapat tercapai.

“Skema sudah dibuat tinggal support dari Pak Gubernur, kita kalau ingin cepet ya vaksinnya harus cepet. Karena kesadaran masyarakat di KBB cukup bagus,” pungkasnya.

Penulis: Siberido.co

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar