Nekat Menggelar Dangdutan Ditengah PPKM, Warga di Sampang Didenda Puluhan Juta Rupiah

Foto : Pelanggar Prokes disidang di PN Sampang
1723
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Nekad menggelar pernikahan diiringi dengan hiburan orkes dangdut di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), warga di Sampang didenda puluhan juta rupiah oleh Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang.

Pesta orkes dangdut yang terletak di Dusun Rembeng, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tersebut digelar pada (2/8/2021) sekitar pukul 23.00 Wib.

Karena melanggar Perbup Sampang No. 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19. Maka tuan rumah, penonton, dan pemilik orkes serta penyanyi (biduan) di sidang di PN Sampang pada (3/8/3021) sekitar pukul 11.00 wib.

"Kasus Pelanggaran Perbup No. 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di kegiatan Hajatan manten pada tanggal 02 Agustus 2021 di waktu PPKM Darurat, dan tidak mematuhi prokes yang menyebabkan kerumunan lebih dari 50 orang, dan tidak ada masyarakat yang memakai masker," kata Moh. Suharto, Kasi Penindakan di Satpol PP Kabupaten Sampang, Rabu. (4/8/2021).

Dalam sidang tipiring tersebut kata Suharto, dihadiri Hakim Pengadilan Negeri Sampang, Juanda Wijaya, S.H.,M.H (Hakim Ketua), Panitera Pengadilan Negeri Sampang Sahwi, S.H., Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Sat- Pol PP Kabupaten Sampang, Mohammad Suharto, S.H (Penggugat), dan Saksi Abd. Rokhim, SH dari kepolisian

"Sidang ini demi mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus Corona," terangnya.

Terdakwa atau tuan rumah atas nama Rumiyah bin Tohir kata Suharto, mengaku salah atas tindakannya yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan menggelar kegiatan hajatan di saat PPKM Darurat sehingga menimbulkan kerumunan massa.

"Tuan rumah didenda 8 juta rupiah, pemilik hiburan 4 juta rupiah, 4 tamu undangan masing-masing 250 ribu rupiah, 9 musisi dan penyanyi masing masing 1 juta rupiah, dan 1 penyanyi anak dibawah umur sebesar 30 ribu rupiah," pungkas Suharto.

Penulis: Fathur

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar