Urine prajurit Korem 051 diperiksa Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Bekasi, Senin (18/3/2018).
Urine prajurit Korem 051 diperiksa Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Bekasi, Senin (18/3/2018).
Memoonline.co.id, Bekasi -Cikarang Selatan - Komando Resor Militer (Korem) 051 Wijayakarta menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada 150 orang Prajurit yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi di Aula Makorem, Senin (19/3/2018).
Komandan Korem 051 Wijayakarta Kolonel Inf. Bobby Rinal Makmun yang didampingi Pasi Intel Mayor Inf Bambang Susilo dalam arahannya menyampaikan, narkoba tidak mengenal siapapun, bahkan transaksinya sudah semakin berani masuk di lingkungan TNI.
“ Kita sebagai prajurit Korem 051 jangan sampai menjadi pelaku atau korban narkoba. Dan ini menjadi tantangan seluruh komponen bangsa untuk turut andil dalam proses menekan tingginya angka penggunaan narkoba,” ucapnya.
Kol. Inf. Bobby melanjutkan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
“ Menyadari keadaan itu, pimpinan TNI-AD akan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba serta melakukan pembinaan mental dan moral, guna membentuk kehidupan yang mencerminkan sosok prajurit profesional dan proporsional dengan disiplin tinggi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama , dalam arahannya tim BNK Bekasi yang diwakili Jumarwan, memaparkan tentang bahaya narkoba terhadap tubuh manusia dan dampak narkoba yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang terdekat serta nama baik kesatuan.
Kegiatan ini diawali dengan pengecekan urine personel Korem 051 untuk membuktikan bahwa prajurit Korem 051 bersih dari hal-hal yang berhubungan dengan narkoba. (Bam/ Diens).