Foto: Bupati dan Wakil Bupati Sumenep saat Launching Kartu Guru Ngaji di Kec. Pragaan
Foto: Bupati dan Wakil Bupati Sumenep saat Launching Kartu Guru Ngaji di Kec. Pragaan
MEMOonline.co.id, Sumenep - Untuk mewujudkan visi misi pasangan Ach. Fauzi - Dewi Khalifah (ZiVa) di Pilkada Sumenep 2020 lalu, dan berhasil menjadi pemenang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, meluncurkan kartu guru ngaji, dengan total dana Rp 1.2 miliar, Jumat (25/6/2021).
Acara peluncuran program bantuan untuk guru ngaji 'Bismillah Melayani' ini, ditempatkan bertempat di Balai Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep
. Dan program tersebut dimaksudkan untuk tarap hidup para guru ngaji di bumi Sumekar, serta sebagai implementasi dari peningkatan sumber daya manusia.
“Ini bagian dari wujud visi misi kami meningkatkan SDM, salah satu programnya yaitu bantuan untuk para guru ngaji, implementasi ini bagian dari janji politik yang wajib kami tunaikan,” terangnya.
Hari ini, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep, kartu guru ngaji dilaunching dengan menggandeng BPRS Bhakti Sumekar, untuk mempermudah penyaluran serta menghindari adanya pemotongan.
“Kita bekerjasama dengan Bank BPRS, jadi bantuannya Rp 1.200.000,- untuk setiap guru ngaji, ini akan utuh, kami jamin tidak ada pemotongan apapun. Biar transparan, profesional, karena sudah non tunai melalui perbankan,” tegas suami Nia Kurnia ini.
Tahun 2021 ini, lanjut Fauzi, jumlah guru ngaji yang akan mendapatkan bantuan sebanyak seribu orang, penyalurannya secara bertahap.
“Kami pastikan para penerima tepat sasaran, karena sudah dilakukan verifikasi by name by address. Kartu yang sudah kita cetak 350, ini yang sudah jelas, lainnya nanti bertahap,” imbuhnya.
Untuk tahun depan, politisi muda PDI Perjuangan kota keris ini berjanji akan mengupayakan untuk menambah kuota penerima sekaligus besaran nominalnya.
“Penerima tahun depan, sudah kita verifikasi mulai tahun ini, jadi nanti penerimanya benar-benar tepat sasaran. Kurang lebih ada 5.000 guru ngaji se-Kabupaten Sumenep yang sudah masuk datanya ke kami,” tandasnya.
Untuk diketahui, selain launching kartu guru ngaji, pemerintah ujung timur Pulau Madura ini juga menggandeng BPJS Kesehatan untuk menjamin kesehatan para guru ngaji. Jadi selain mendapatkan kartu guru ngaji dengan saldo Rp 1.200.000,- para guru ngaji ini juga memperoleh kartu JKN KIS.
Penulis: Maulidiap.p
Editor: Udiens
Publisher: Lina