Perhutani Minta Polisi Segera Tangkap 'ZN' dan Usut Tuntas

Foto : Asisten Perhutani BKPH Pasirian Lumajang.
1360
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Perum Perhutani BKPH Pasirian Lumajang berharap, polisi terus mengusut, hingga menangkap 'ZN' nama insial warga Desa Bagu, terduga penadah kayu jati curian dari kawasan hutan yang sebelumnya sudah dilaporkan.

Hal itu disampaikan oleh Subur Asisten Perum Perhutani BKPH Pasirian, pada awak media, Minggu (25/4/2021).

Subur menceritakan, awal mula hingga ia melapor ke polisi, bermula dari pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengangkutan kayu jati dari gudang milik 'ZN' pada awal April kemarin.

Sehingga bersama, Pabin juga Danru Polhutmob KPH Probolinggo, ia melakukan pengintaian dengan maksud tidak mau kecolongan.

Sejak malam hingga pagi hari, pasca berkoordinasi dengan Polsek Pasirian, akhirnya pihaknya menemukan didalam gudang milik 'ZA' kayu jati olahan sudah pada posisi di atas truck siap angkut.

"Kami awalnya menerima laporan dari masyarakat, bahwa akan ada angkutan kayu jati di Dampar petak 23 D. Kita adakan penyanggongan / pengintaian, karena kita ketahuan terlebih dahulu, jadi kita bersama pak Babin, pak Matri, pak Danru. Sehingga kayu tidak keluar dari gudang kayu milik 'ZN'. Pagi hari diketahui, kemudian kita lapor ke Kapolsek Pasirian dan ditindak lanjuti bersama - sama dari Polres," kata Subur.

Imbuh Subur, truck bersama kayu jati yang ada, selanjutnya diamankan ke Mapolres Lumajang. Ia juga mengutarakan, akibat kejadian itu, pihaknya mengalami kerugian hampir Rp. 300 juta. Sekira 8 kubik berupa kayu jati olahan.

"Kita kan sudah laporan ke polres. Jadi tindak lanjutnya kita pasrahkan ke polres. Nomer laporan polisinya yaitu, LP No. B 74 / IV / Res / 56 / 2021 Reskrim / SPKT Polres Lumajang," imbuh dia sembari membacakan surat tanda bukti lapor.

Subur berharap, terduga pelaku dipegang. Ia menduga, 'ZN' merupakan penadah.

"Disana itu tergantung pada 'S', yang kebetulan kemarin tertangkap ini anaknya ( 2 perempuan ). Mudah - mudahan ini nanti ada rentetannya," tukasnya.

Diwaktu yang sama Danru Pohutmob KPH Probolinggo Muhammad Taufik menambahkan, jika penggerebekan saat itu dilakukan pihaknya melibatkan kepolisian sektor setempat.

"Ketika Kapolsek bersama anggota datang, langsung kita lakukan penggerebekan bersama - sama. Juga saat itu turut melibatkan anggota keluarga dari 'ZN'. Orang tua dan adik 'ZN' membantu membukakan pintu gudang. Kita masuk juga bersama - sama," terang Taufiq.

Lanjut Taufik, 'ZN' saat ini tengah menghilang entah kemana.

Sementara beredar kabar, jika di kawasan tersebut, kerap terjadi aksi serupa. Diduga ada pihak yang sengaja tutup mata sehingga hal tersebut berjalan mulus, hingga akhirnya pun pada kerugian negara.

"Untuk di wilayah, kami sudah melakukan patroli rutin di wilayah - wilayah rawan," terang Taufik.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo S.Kom ketika dikonfirmasi Senin, (26/4/2021) berkata, hingga saat ini proses hukum terus berjalan. Sudah ada lima orang saksi kata AKP Fajar, yang sudah diperiksa.

Disinggung soal terduga pelaku, AKP Fajar mengaku masih mengupayakan agar menyerahkan diri. Sebab kata dia, yang bersangkutan masih melarikan diri.

''ZN' masih melarikan diri kemaren mas masih kami upayakan untuk menyerahkan diri," tutur AKP Fajar melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Hermanto

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar