Forkopimda Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Idul Fitri 2021

Foto: Suasana saat apel berlangsung di alun - alun Lumajang
846
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Forkopimda Lumajang Jawa Timur, menggelar apel kesiapan pengamanan larangan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H, Senin pagi, (26/4/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan pemerintah, dalam upaya pengendalian penyebaran Covid - 19, selama bulan ramadhan 1442 H.

Hadir saat itu, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si, Dandim 0821 Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo S.Sos M.I.Pol, Danyonif 527/By Letkol Inf Alexander Tarangta. PA, Kepala Pengadilan Negeri Lumajang Gede Sunarjana S.H M.H, Kepala BNNK Lumajang AKBP Indra Brahmana, Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino SH S.I.K M.M, para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Lumajang serta beberapa Kepala OPD Pemerintah Kabupaten setempat, beserta Ormas hingga Satgas Keamanan Desa se - Kabupaten Lumajang.

Bertindak sebagai pemimpin apel, tersebut Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta. Diantaranya, bahwa pemerintah melalui Satgas penanganan Covid 19, telah mengeluarkan adendum surat edaran nomor 13 tahun 2021, tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran covid 19 selama bulan ramadhan 1442 H terhitung mulai tanggal 22 April sd 24 Mei 2021.

Sehingga, dengan adanya aturan tersebut, maka pelarangan mudik lebaran secara resmi sudah diberlakukan.

Kebijakan tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipasi terjadinya lonjakan pertambahan angka penyebaran covid 19, karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya setiap ada libur panjang mengakibatkan bertambahnya angka penyebaran Covid - 19, termasuk pada libur lebaran tahun 2020 dan natal tahun 2020 serta tahun baru 2021.

Ucap Bupati, bahwa langkah pengamanan larangan mudik ini, sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat karena pandemi Covid - 19 sampai saat ini belum berakhir. Bahkan kota lain ada peningkatan yang signifikan, akan tetapi Lumajang, masih masuk zona kuning akan tetapi beberapa minggu ini ada potensi kenaikan, hari ini naik lagi.

"Semua yang kita lakukan ini untuk memprioritaskan kepentingan yang lebih utama yaitu keselamatan dan pelayanan kita kepada masyarakat menjaga agar menjaga kehidupan di Kabupaten Lumajang, dapat terjaga dengan lebih baik lagi," ucapnya.

Pada semua jajaran TNI - Polri, Satgas Keamanan Desa, ormas, Satpol PP dan semua elemen, Bupati meminta agar lebih pro aktif untuk penyampaian informasi, agar dapat dilakukan percepatan antisipasi.

"Kemarin juga sudah kedatangan buruh migran. Lakukan antisipasi agar mereka semua mematuhi protokol kesehatan. Saya ucapkan terimakasih, selamat bekerja, selamat melaksanakan tugas, kita laksanakan sebagai bentuk amanah dan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat," imbuh Bupati.

Diwaktu yang sama, Kapolres Lumajang juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesiapan semua pihak. Kegiatan ini kata dia, sebagai persiapan menghadapi operasi ketupat dan kedepan nantinya akan ada apel lanjutan, terkait larangan mudik.

"Kami mengharapkan peran aktif dari SKD, sehingga nantinya dapat terdeteksi sedini mungkin apabila ada tamu yang baru datang, segera koordinasikan dengan Polsek dan Koramil. Kita ketahui tetangga kita Malang dan Jember masih orange. Kabupaten Lumajang saat ini masuk di Zona kuning, diharapkan dapat dipertahankan sehingga perlakukan kegiatan tidak ada perlakuan khusus." tutur Kapolres AKBP Eka Yekti.

Selebihnya, Dandim 0821 Lumajang turut menambahkan, jika kedatangan buruh Migran yang kembali ke Kabupaten Lumajang 6 orang. Terbagi di wilayah Jatiroto, Klakah dan Pasrujambe.

Hal ini menurutnya agar tetap dilakukan isolasi karena rawan akan penyebaran Covid-19.

"Babinsa dan Babinkamtibmas serta SKD agar koordinasi dengan Dinkes apabila memungkinkan dilakukan Rapid PCR maupun Isolasi selama 5 hari, dan antisipasi larangan mudik dari Pemerintah karena komunitas-komunitas yang bukan pegawai akan mudik jauh sebelum tanggal 6 Mei 2021 seperti tukang jamu, maupun yang lainnya sehingga bisa diantisipasi sedini mungkin, mari kita jaga bersama diperbatasan Kota dengan harapan untuk mengurangi angka penyebaran covid-19 diwilayah Kabupaten Lumajang," pungkas Dandim.

Penulis: Hermanto

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar