Sembilan Tahun Suaminya Dibunuh Sekelompok Orang Dengan Keji, Hasanah Hanya Bisa Elus Dada Lihat Otak Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Foto: Hasanah, istri korban pembunuhan dengan dua anaknya
2187
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Otak pelaku pembunuhan Jumaksir (30), warga Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur belum terungkap. Bahkan sudah sembilan tahun peristiwa itu, namun terduga pelaku pembunuhan terkesan dibiarkan berkeliaran menghirup angin segar.

Kondisi tersebut menyebabkan isteri korban merasa pilu dan terasa terpukul karena sudah sembilan tahun metasa belum menemukan keadilan. Peristiwa aksi pembunuhan secara kejam yang menimpa suaminya itu selalu diingat oleh Hasanah.

Dalam kondisi yang tidak berdaya, setiap hari Hasanah selalu dihantui perasaan sedih, terkadang secara tidak sengaja sampai meneteskan air mata. Sehingga tidak bisa berbuat apa-apa meski sudah menjadi tulang punggung keluarga. Bahkan, ia tidak tahu harus bagaimana agar bisa bertahan hidup bersama dua anaknya kedepan.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta penegak hukum segera menangkap otak pembunuhan suaminya, meski proses kasus tersebut dibilang sangat lamban. "Kami minta otak pelaku ditangkap. Kami sangat terpukul dengan peristiwa itu dan kami akan terus mengawal kasus ini," katanya pada media.

Menurutnya, paca meninggalnya Jumaksir dirinya menjadi tulang punggung keluarga. Saat ini dirinya menanggung beban dua anak yang masih kecil.

"Kami minta keadilan yang seadil-adilnya pada penegak hukum dalam memproses kasus ini. Karena suami saya tidak salah, dan bukan pencuri. Kami minta Polisi bisa mengungkap pihak terkait termasuk otak pelaku yang menyebabkan suami saya meninggal," ungkap dia.

Sementara itu, Jumaksir (30), warga Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Sumenep, tewas dibakar oleh massa, pada 26 Mei 2012 lalu.

Korban dibakar massa dengan tudingan terlibat kasus pencurian sepeda motor. Korban dihadang dan ditangkap beramai-ramai saat melintas di Desa Kalebbengan, Kecamatan Rubaru, lalu diteriaki maling, kemudian disiram bensin dan dibakar hingga tewas.

(Anang Onang/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Puluhan ribu wisatawan diprediksi memadati Kota Batu pada akhir pekan ini. Sejumlah agenda berskala regional hingga...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Guna memperkuat regenerasi organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bukan sekadar pembangunan fisik,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Berlian Karaoke & Bar resmi menggelar Grand Opening pada Selasa, (28/7/2026). Acara pembukaan akan berlangsung mulai...

MEMOonline.co.id. Jember- Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turun langsung ke Desa Selodakon,...

Komentar