Foto: Bupati Pamekasan Tunjukkan Alpukat Jumbo Hasil Budi Daya Pemdes Kelompang Timur
Foto: Bupati Pamekasan Tunjukkan Alpukat Jumbo Hasil Budi Daya Pemdes Kelompang Timur
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Upaya meningkatkan perekonomian warganya, Pemerintah Desa (Pemdes) Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencoba terobosan barunya yaitu Budi Daya alpukat Jumbo jenis Markus asal kota Blitar. Selasa (02/03/2021).
Seperti yang disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Klompang Timur, H. Erfan Effendy saat ditemui di Balai Desa setempat oleh beberapa awak media.
"Kami mengambil langkah tersebut karena mayoritas penghasilan warga adalah dibidang pertanian, dan kita ingin memperkenalkan cara bertani yang tidak banyak menguras energi akan tetapi penghasilan melimpah," katanya.
Menurutnya, budi daya alpukat jumbo jenis Markus ini merupakan terobosan baru berdasarkan pengalaman dan uji coba sebelumnya.
Ia juga mengakui bahwa, pihak Pemdes sudah dua kali uji coba, untuk buah hasil panennya bisa mencapai 1,5 kg hingga 2 kg perbiji.
"Untuk Desa Klompang Timur sendiri telah melakukan uji coba selama dua tahun, dan kultur tanah disini sangat cocok untuk tanaman alpukat," tuturnya.
Erfan Effendy menambahkan bahwa, pihaknya selama ini sudah mencoba menanam sebanyak 82 pohon alpukat, dan panen perdana sudah dilakukan dengan hasil cukup lumayan.
"Panen perdana buah alpukat kemaren cukup bagus, bahkan perbiji beratnya ada yang mencapai 1,5 kg dan dihargai Rp 35 ribu/kg, jadi bisa saja perbiji dengan berat 1,5 mempunyai nilai jual Rp 50 ribu", tambahnya.
Melihat hasil panen perdana saja menurut H. Erfan sudah menggiurkan, bisa dibayangkan apabila setiap warganya mempunyai 30 pohon alpukat dan satu pohon bisa berbuah hingga 100 biji dengan berat 1,5 kg, maka dengan begitu akan menghasilkan berat 1,5 kwintal dengan total harga bisa mencapai Rp 5 juta.
"Jadi saya yakin dengan terobosan ini permasalahan dibidang ekonomi akan terjawab, enaknya lagi bahwa budi daya alpukat ini tidak banyak menguras tenaga dan petani bisa beraktivitas lain seperti biasanya", ujarnya.
Sementara saat ditanya pemasarannya, H. Erfan memastikan bahwa pihak Pemerintah Desa siap untuk membeli semua buah alpukat hasil budidaya warganya.
"Jadi warga tidak perlu khawatir, buah alpukat tetap akan terjual semua, karena selama ini pihak Pemdes sudah berkomunikasi dengan beberapa pihak Perusahaan dan Perhotelan. kami juga akan kirim untuk kebutuhan pasar lokal, Nasional, kita ekspor ke Jepang, Korea bahkan bisa ke Amerika", terangnya.
Perlu diketahui, Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam dengan bersepeda motor bersama rombongannya sudah mengunjungi dan melihat langsung buah alpukat jumbo hasil Budi Daya Pemdes Kelompang Timur.
"Desa tematik merupakan komitmen menggali potensi Desa guna meningkatkan ekonomi masyarakat dari tingkat Desa sesuai dengan tema Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tahun 2021, yakni "Desaku Makmur Pamekasan Hebat, dan upaya kami ini guna menjawab tantangan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa", tutupnya. (ADV/M. Halili)