Begini Harapan Bupati Pamekasan Terkait Aksi Tanam Pohon Program ‘’Langit Biru’’ Pertamina

Foto: Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam Saat Melakukan Penanaman Pohon Katatapang Di Pompes
737
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan penanaman pohon Ketapang Kencana di kawasan Pondok Pesantren Syahidul Kabir Sumber Batu yang beralamat di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Rabu (24/02/2021).

Kegiatan ini merupakan bagian program Langit Biru PT Pertamina Marketing Region Jatimbalinus.

Bupati Pamekasan, H. Badrut Tamam mengatakan bahwa, ada sekitar 600 pohon bantuan Pertamina yang akan ditanam dilingkungan di pesantren, di seluruh Kantor Kecamatan, Koramil dan Polsek.

Baddrut Tamam menilai dengan jumlah tersebut dirasa kurang, karena itu dia meminta agar Pertamina menambah lagi untuk ditanam di pesantren lainya dan sekolah-sekolah dengan harapan agar program Langit Biru di Pamekasan sukses merata dalam upaya menjaga lingkungan.

Menurutnya, beberapa waktu lalu di Pamekasan mengalami banjir besar. Dan banjir itu tidak terjadi tiba tiba, tetapi berangkat dari sekian waktu lama tidak menjaga lingkungan. Mengatasi itu ada dua setrategi yakni menjaga lingkungan dan memberikan kesadaran baru tentang pentingnya menjaga lingkungan pada masyarakat.

“Ketika pertamina datang ke saya untuk program penanaman pohon ini, saya bersyukur, akhirnya saya memilih pesantren, kantor kecamatan, Polsek dan Koramil ditanami pohon ini. Terima kasih pada Pertamina, mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi bagian dari inspirasi kepada pemerintahan daerah dan kita semua untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Badrut Tamam berharap agar di pesantren ada tambahan out late Pertashop, sebagian kemitraan anatara pertamina dengan pesantren. Dia menilai Pertashop yang ada sangat kurang. Pertashop yang didalamnya ada kemitraan dengan pesantren, ada organisasi masyarakat, akan saling mendukung satu sama lain, merupakan langkah yang setrategis.

“Senang sekali juga di pesantren ini juga ada pertashop. Pertashop itu yang saya dengar seluruh bensin lambat laun akan dikurangi dan semuanya akan berganti kepada Partamax dan Pertalite, karena semuanya akan dikurangi dan masyarakat akan dimulai kebiasaan baru dangan menggunakan Pertalite maka kemitraan antara pertamina pesantren dan stakhodler lain sangat setrategis,” tandasnya.

Komitmen menjaga lingkungan, kata Badrut Tamam, tidak hanya jadi tangung jawab pemerintah, tetapi juga harus melibatkan yang institusi yang membina masyarakat yakni pesantren, Ormas dan para ulama yang membina masyarakat secara langsung. Karena itu dia berharap agar kemitraan ini segera terwujud guna dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar pesantren.

Sementara itu Unit Manager Communication dan CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Idhani, mengatakan aksi tanam pohon dalam Program Langit Biru tahun 2021 adalah dalam rangka meningkatkan kepedulian, berbagai pihak akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dan mengurangi pemanasan global.

Tujuannya menurut dia, untuk mengurangi dampak pemanasan global, mencegah berbagai bencana baik banjir kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumber daya genetic tanaman hutan, meningkatkan kesadarana masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon sebagai bagian dari sikap dan budaya sehari hari.

“Dalam rangka mendukung suksesnya aksi tanam pohon program langit biru telah disiapkan bibit Ketapang Kencana sebanyak 600 batang dari Pertamina Wilayah Madura. Semua bibit pohon ini akan disebar untuk penghijauan kantor pemerintahan Kecamatan, Polsek, Koramil serta pondok pesantren di Pamekasan,” katanya.

Di pertamina ini, menurutnya ada dua program yaitu Langit Biru dan Pertasop. Dua program ini mengacu kepada lingkungan hidup, mengedukasi masyarakat pengguna BBM, bahwa menggunaan BBM yang ramah lingkungan itu jauh lebih bermanfaat. Dikatakan 75 % polusi lingkungan dihasilkan oleh BBM yang tidak ramah lingkungan.

“Jadi program langit biru di SPBU dan adanya outlet mini Pertashop, kita ingin mengajak dan mengedukasi masyarakat menggunakan BBM yang ramah lingkungan. Tadi sesuai permintaan bupati, Pamekasan ingin ada sekitar 4 titik pertashop kami siap. Jadi prioritas untuk Pondok Pesantren disini,” pungkasnya. (ADV/M. Halili)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar