Gema Bersama Puskesmas Sopa'ah, PIJP dan Pemdes Durbuk Pademawu Pamekasan Adakan Khitanan Massal Gratis

Foto:Kepala UPT Puskesmas Sopa'ah Pantau Langsung Kegiatan Khitanan
1440
ad

Memoonline.co.id, Pamekasan - Gerakan Emansipasi Masyarakat (GEMA) bekerjasama dengan UPT Puskesmas Sopa'ah, Paguyupan Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Durbuk Kecamatan Pademawu Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengadakan khitanan massal gratis dan santunan anak yatim. Minggu (13/12/2020).

Kegiatan sosial ini menurut Camat Pademawu, Ach Farid S.sos melalui PLT Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rachmad dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada GEMA, UPT Puskesmas Sopa'ah, PIJP dan Pemdes Durbuk yang sudah melaksanakan kegiatan sosial ini.

"Kami apresiasi kegiatan ini, tentu sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat sekitar terutama bagi anaknya yang belum di khitan", katanya.

Rachmad senang karena pelaksanaan khitanan massal ini sudah sesuai prosedur dan tim medisnya resmi dari Puskesmas setempat.

"Semoga saja kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala apapun", tambahnya.

Sementara Ketua GEMA, Irwin Maulana menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya semua pihak.

"Ucapan terima kasih kami kepada Kepala Puskesmas Sopa'ah, Hj. Ambarwati, Ketua PIJP Sujak Lukman, Kades Durbuk, Mohammad Baidawi, dan perangkatnya yang sudah mendukung acara kami ini", ucapnya.

Selain itu Irwin Maulana yang akrab di sapa Mbak Wiwin menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sudah kesekian kalinya dilaksanakan oleh GEMA.

"Kegiatan Khitanan massal gratis ini sebelumnya sudah kami laksanakan dibeberapa tempat yang berbeda, untuk kegiatan kali ini memang beda karena masih suasana Covid 19, makanya kita ikuti prosedur dan petunjuk dari Dinkes Pamekasan dan Puskesmas Sopaah", katanya.

Sedangkan Kepala UPT Puskesmas Sopa'ah, Ambarwati menegaskan bahwa, untuk kegiatan ini pihaknya tetap menerapkan Prokes.

"Karena sekarang masa pandemi, kita melaksanakannya secara Prokes, untuk tenaga medis kita selalu pakai APD level 2, dan semua peserta harus memakai masker, biasakan cuci tangan, tidak berkerumun, dan pelaksanaan tindakannya harus ada di beberapa tempat yang terpisah, jadi tidak pada satu tempat saja", ujarnya.

Sementara ditempat terpisah ketua PIJP Pamekasan, Sujak Lukman mengatakan bahwa, pihaknya ikut andil dalam kegiatan sosial ini.

"Dalam kegiatan sosial ini kami dari PIJP ikut andil dan membantu pendanaannya, selain itu kami juga menyisihkan sebagian rejeki kami untuk berbagi dengan beberapa anak yatim yang datanya tersebut kita ambil dari desa", pungkasnya. (M. Halili/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar