Pemkab Pamekasan Mulai Kaji Perluasan Peningkatan Pelayanan Penggunaan Air Bersih Tahun 2021

Foto: Sekda Kabupaten Pamekasan Bersama Direktur PDAM Saat Ditemui Media
731
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Dalam rangka peningkatan perluasan pelayanan penggunaan air bersih, Pemerintah Kabupaten Pemekasan bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) berencana untuk melakukan perluasan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk kategori waduk atau embung. Rabu (04/11/2020).

Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Ir Totok Hartono usai pertemuan pemaparan bersama pihak PDAM Kabupaten Pamekasan di ruang dalam Peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan.

"Insyaallah pada tahun 2021 kita akan mendapatkan dana dari APBN untuk peningkatan pelayanan perluasan pemanfaatan embung yang ada di Desa Samiran", katanya.

Sebelumnya sudah dilakukan peninjauan oleh DPR RI, dari Komisi V bidang infrastruktur dan perhubungan bersama beberapa kementerian RI, pada hari Kamis, Tanggal (13/02/2020), lalu. Dan rencana tersebut pada Tahun 2021 diusulkan oleh Pemkab Pamekasan, akan diperluas pembangunan embung atau waduk.

Dari itu menurutnya, Pemkab Pamekasan, dalam pertemuan pemaparan ini mengusulkan penambahan WTP pada setiap rencana perluasan Waduk yang ada di Kabupaten Pamekasan, kemungkinan semua akan terealisasi pada tahun 2021.

Selain itu menurut Totok Hartono menambahkan bahwa, Program rencana perluasan Waduk atau embung tersebut sumber dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABPN). Dan pihaknya saat ini sedang melakukan pemaparan serta kajian untuk mengevaluasi besaran anggaran yang akan dipersiapkan.

“Barusan sudah dilaksanakan pemaparan baik secara teknis untuk peningkatan layanan sekaligus optimalisasi peningkatan jaringan yang nantinya akan ada 7 kegiatan, diantaranya Samiran akan menjadi Samiran 1,2,3, Artodung, Kapong dan Terrak", katanya

. Sementara itu menurut Direktur PDAM Kabupaten Pamekasan, Agoes Bachtiar menambahkan bahwa, pihaknya hingga sejauh ini sudah mempersiapkan untuk segala sesuatunya.

"Saat ini untuk jumlah pelanggan PDAM yang ada di Kabupaten Pamekasan sudah mencapai sekitar 14. 000 pelanggan", tuturnya.

Menurutnya, selain dari 14.000 pelanggan yang disebutkan tadi, sudah banyak pelanggan PDAM lain yang sudah mendaftar, dan untuk pelanggan yang terjangkau tetap dilakukan penyambungan, dan ada sebagian pelanggan yang masih ditunda penyambungannya.

"Insyaallah kalau perencanaan ini disetujui, di tahun 2021 untuk pelanggan PDAM akan bertambah sekitar 4.000 pelanggan, jadi dengan begitu total keseluruhannya akan ada 18.000 pelanggan, dan ini jelas akan menambah pendapatan daerah", katanya.

Diterangkan oleh Agoes Bachtiar bahwa, untuk pelanggan PDAM saat ini hampir semua sudah memakai alat ukur meter dengan sistem android.

"Dengan menerapkan baca meter sistem Android, komplin pelanggan akhir - akhir ini mulai sedikit, dan ini bukti bahwa technologi sangat banyak membantu kita, tentu dengan sistem ini akan mempengaruhi pada pendapatan daerah yang selama ini bisa mencapai hingga 1,3 M perbulannya", tutur Agoes Bachtiar kepada sejumlah awak media. (M. Halili/Adv).

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jum’at (14/8/2026) dalam...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman kejahatan siber, Satuan Binmas (Satbinmas) bersama...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan...

Komentar