Tahun Depan, Bantuan Rasta di Sumenep Akan Berubah ke Bansos

Foto: Mustangin, Kepala Bagian Perekonomian Setkab Sumenep
1004
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Mulai tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana merubah bantuan beras untuk warga sejahtera (Rastra) menjadi bantuan sosial (bansos) non tunai.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, bansos non tunai tersebut nanti bakal berbentuk kartu elektronik dengan saldo Rp 110.000 setiap bulannya. Nanti kartu yang berisi saldo bantuan uang tersebut bisa dibelikan beberapa macam bahan pokok tidak hanya beras. Namun, untuk pembeliannya harus di toko-toko tertentu yang telah ditentukan pemerintah.

"Paling 2019 nanti sudah non tunai, tapi iti Kemensos (Kementrian Sosial) yang pya gawe," kata Mustangin, Kepala Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, Selasa (27/2/ 2018).

Untuk tahun ini kata Mustangin, pendistribusian Rastra tetap sebagaimana yang berlaku di tahun sebelumnya. Hanya saja tahun ini pendistribusian bantuan beras bersubsidi itu tidak dikenakan biaya atau gratis.

Dengan begitu, lanjut Mustangin tidak ada alasan bagi desa untuk tidak mendistribusikan rastra setiap bulan.

"Penerima manfaat tahun ini hanya menerima 10 kg gratis, jika tahun sebelumnya setiap penerima manfaat dapat 15 Kg dengan tebusan Rp1600 per satu kilo," jelasnya.

Mantan Camat Gapura mengatakan, saat ini masih melakukan pencocokan data dengan Dinas Sosial setempat. Sehingga belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Bahkan, pekan pertama Maret 2018 masih melakukan rapat dan penyampaian data penerima kepada masyarakat melalui desa.

"Baru pertengahan bulan depan nanti mungkin bisa direalisasikan pada penerima," tegasnya.

Tahun ini alokasi berasnya mengalami penurunan, sebelumnya totalnya 1.920 ton 24 kilogram, kini menjadi 1.280 ton 16 kilogram

Sementara jumlah penerima manfaat sama dengan tahun sebelumnya, yakni  128.016 penerima.

"Kalau jumlah penerima tetap," pungkasnya. (Ita/diens)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar