Gubernur Jatim Apresiasi Kinerja Pemkab Pamekasan Menjaga Stabilitas Pengendalian Covid-19

Foto: Gubernur Jatim didampingi Bupati Pamekasan Saat jumpa Pers di Mandhapa Aghung Ronggosukowati
806
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan melakukan kunjungan dan memberikan beberapa bantuan di Mandhâpa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sosialisasi Perwali No.78 2020

Dalam jumpa pers, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa, kedatangannya bersama rombongan beberapa instansi vertikal supaya beberapa program dapat terkonfirmasi kepada masyarakat.

"Hari ini, kita menyampaikan program PUSPA (Pemberdayaan Usaha Perempuan)," katanya Selasa (29/09/2020).

Menurutnya program tersebut untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bagi yang mau membuka usaha mandiri.

"Intermediasianya adalah untuk mereka memulai usaha mandiri UMKM, hibahnya 2,5 juta per orang, mereka di ajukan oleh masing masing pendamping usaha, dengan cocokkan data bersama kades, lurah dan seterusnya," ucapnya.

Khofifah menambahkan. Kedatangannya bersama rombongan agar program lebih tepat dan bias ekonomi lebih nampak di rasakan oleh masyarakat di lini paling bawah dan lebih konfrehensif.

"Saya ingin menyampaikan kepada kita semua, pergerakan ekonomi ini harus kita dorong dan pengendalian Covid-19 harus kita lakukan," imbuhnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Pamekasan dalam menjaga stabilitas penyebaran Covid-19.

"Pamekasan sudah berminggu minggu ini masuk pada zona kuning, ini prestasi luar biasa karena bisa menjaga stabilitas pengendalian penyebaran Covid-19, seluruh ikhtiar kerja keras Forkopimda, peran Camat, peran Kades, Polsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas semua pasti bekerja sangat keras, inilah yang harus berseiring dengan ikhtiar pergerakan ekonomi, selamat manusianya, selamat ekonominya," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kesediaan Gubernur Jatim mengunjugi Pamekasan dan memberikan sejumlah bantuan.

"mudah mudahan pandemi ini segera hilang dari Jawa Timur, dari Indonesia, dan mudah mudahan ekonomi kita segera bangkit untuk mendorong kemakmuran yang berkeadilan," harapnya.

Baddrut mengungkapkan, dalam operasi yustisi Pemkab Pamekasan akan memilih cara dari beberapa strategi dan tidak hanya fokus pada penindakan.

"beberapa langkah yang kita lakukan, yustisi yang kita lakukan. Kita memilih cara dari beberapa pilihan strategi tidak hanya penindakan, tetapi memberikan penghormatan dan penghargaan kepada masyarakat yang berdisiplin memakai masker, jaga jarak dan menjaga kesehatan," ungkapnya. (Adv/rofiuddin)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar