Foto: Anggota komisi IV DPRD Sumenep H. Samioeddin saat dimintai keterangan
Foto: Anggota komisi IV DPRD Sumenep H. Samioeddin saat dimintai keterangan
MEMOonline.co.id, Sumenep - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam forum mahasiswa Kagaean (Formaka) datangi Komisi IV DPRD Sumenep. Rabu (2/9/20).
Pilkada Sumenep 2020Puluhan mahasiswa asal kepulauan Kangean itu meminta Komisi IV DPRD untuk menyampaikan aspirasinya terhadap pemerintah daerah (Pemda) Sumenep.
Ketua Formaka Rahman mengatakan, pihaknya menuntu Komisi IV DPRD sebagai wakil rakyat agar menekan Pemda untuk mengentaskan persoalan listrik di Kecamatan Kagaean.
"Kami minta agar masalah listrik di Kecamatan Kangean segera teratasi, karena sampai saat ini ditempat kami yang teraliri listrik PLN hanya satu desa," katanya.
Menurut Rahman, di Kecamatan Kagaean yang telah teraliri listrik milik PLN hanya di Desa Dandung, sementara 8 desa yang lain belum bisa menikmati listrik PLN, artinya masih menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).
"PLTD milik swasta, perhari bayar Rp 10 ribu, beda lagi kalau pemakaian dalam jumlah banyak, bayarnya bisa lebih dari itu," keluhnya.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep H. Samioeddin menyampaikan, pihaknya menyambut baik kedatangan mahasiswa tersebut, ia berjanji akan mendorong Pemda dan PLN agar segera menyelesaikan persolaan listrik di Kecamatan Kagaean.
"Dibeberapa desa disana tiang listriknya sudah ada, berhubung karena sekarang pandemi Covid-19, jadi program Indonesia terang juga terdampak," ucap dia
H. Samioeddin menambahkan, pihaknya juga meminta forum mahasiswa Kangean untuk mensosialisasikan ke masyarakat setempat supaya dalam pelaksanaan program Pemda tentang bantuan pendaftaran PLN tidak terjadi kendala.
"Karena KTP nya dipinjamkan program PLN ini tidak maksimal, yang seharusnya dapat bantuan ternyata tidak dapat, dan ini sering terjadi," tandasnya. (Zai/red)