Klinik Sukma Wijaya Diduga Lakukan Malpraktek, Dinkes Sampang Terjunkan Tim Audit

Foto : Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang
1880
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Dugaan Malpraktek yang dilakukan Klinik Sukma Wijaya di jalan K.H.Agus Salim Kota Sampang beberapa hari yang  lalu menjadi sorotan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang. 

Dugaan Malpraktek yang menyebabkan Bahri (64) warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur meninggal dunia, beberapa menit setelah dilakukan tindakan operasi hernia oleh Klinik Sukma Wijaya. 

"Untuk mencari kejelasan, pihaknya menurunkan tim audit kesehatan," kata Agus Mulyadi, Plt Dinkes Kabupaten Sampang, rabu (26/8/2020).

Kata Agus, hal ini dilakukan untuk mendalami dan memanggil pihak pihak yang terkait untuk dimintai keterangan dalam dugaan Malpraktek di Klinik Sukma Wijaya yang menyebabkan pasien meninggal dunia. 

"Pihaknya akan melakukan investigasi dan pemantauan terhadap klinik swasta ini," terangnya. 

Kalau memang ditemukan sesuatu yang tidak wajar kata Agus, pihaknya akan melayangkan surat teguran secara resmi dan bahkan kalau perlu, akan mengeluarkan rekomendasi  pendirian rumah sakit atau Klinik. 

"Akan kita pantau terus Klinik ini," tandasnya.  (Fathur/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kabar duka menyelimuti skena underground punk Kota Batu. Rockim, vokalis utama band punk rock BRAIN WASH “Theraphy...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya penanggulangan masalah kesehatan dengan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- SMAS Nahdlatul Ulama (SMANU) Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Komentar