Klinik Sukma Wijaya Diduga Lakukan Malpraktek, Dinkes Sampang Terjunkan Tim Audit

Foto : Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang
1864
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Dugaan Malpraktek yang dilakukan Klinik Sukma Wijaya di jalan K.H.Agus Salim Kota Sampang beberapa hari yang  lalu menjadi sorotan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang. 

Dugaan Malpraktek yang menyebabkan Bahri (64) warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur meninggal dunia, beberapa menit setelah dilakukan tindakan operasi hernia oleh Klinik Sukma Wijaya. 

"Untuk mencari kejelasan, pihaknya menurunkan tim audit kesehatan," kata Agus Mulyadi, Plt Dinkes Kabupaten Sampang, rabu (26/8/2020).

Kata Agus, hal ini dilakukan untuk mendalami dan memanggil pihak pihak yang terkait untuk dimintai keterangan dalam dugaan Malpraktek di Klinik Sukma Wijaya yang menyebabkan pasien meninggal dunia. 

"Pihaknya akan melakukan investigasi dan pemantauan terhadap klinik swasta ini," terangnya. 

Kalau memang ditemukan sesuatu yang tidak wajar kata Agus, pihaknya akan melayangkan surat teguran secara resmi dan bahkan kalau perlu, akan mengeluarkan rekomendasi  pendirian rumah sakit atau Klinik. 

"Akan kita pantau terus Klinik ini," tandasnya.  (Fathur/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

Komentar