Foto: Anggota Paskibraka Saat menggelar latihan di halaman Pemkab Sumenep
Foto: Anggota Paskibraka Saat menggelar latihan di halaman Pemkab Sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep - Menjelang peringatan hari ulang tahun republik Indonesia (HUT RI) ke 75, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pemantapan latihan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).
Latihan tersebut digelar di halaman Pemkab Sumenep. Peserta yang lolos seleksi paskibraka itu akan terus digembleng hingga H-1 peringatan kemerdekaan.
Tak tanggung-tanggung, anggaran yang dikucurkan untuk pelatihan demi kesukseskan pengibaran sang merah putih di peringatan hari kemerdekaan tahun ini terbilang fantastis, yakni Rp 360 juta.
Kepala bidang pemuda olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Subiyakko menerangkan, jumlah anggaran tersebut menurutnya sangat minim. Sebab perlengkapan kebutuhan selama latihan saat ini harganya mahal.
"Beli perlengkapan seperti spatu, baju latihan, dan pakaian di hari H, semunya harus baru," katanya.
Selain itu, para peserta paskibraka yang terpilih berikut pelatih juga harus mendapatkan hak, yaitu harus diberikan insentif dari kerja kerasnya.
"Latihan digelar selama 20 hari, masa mereka tidak mau diberi insentif kan kasihan," ujarnya.
Ia mengungkapkan, para peserta yang lolos seleksi dan menjalani latihan paskibraka tersebut per-hari nya mendapat insentif Rp 50 ribu, sedangkan para pelatihnya Rp 100 ribu.
"Tinggal kalikan selama 20 hari, kan sangat sedikit sekali, tapi mau bagaimana lagi, anggarannya memang terbatas," keluhnya.
Seubiykko menambahkan, jumlah pelatih ada 9 orang, terdiri dari 3 orang Kepolisian, 3 orang TNI dan 3 orang lagi dari purna paskibraka Indonesia (PPI).
Sedangkan untuk pesertanya ada 10 orang mulai dari pengibar bendera, pembawa baki serta penggerek bendera. Semuanya merupakan siswa pilihan dari sekolah masing-masing di lingkungan Kabupaten Sumenep.
"Kita harus memberikan apresiasi dan penghargaan semestinya pada mereka, sebab tugas mereka itu berat, salah satunya ya harus memberikan bonus yang besar," pungkasnya. (Zai).