Foto : Audiensi Koni bersama DPRD Bangkalan.
Foto : Audiensi Koni bersama DPRD Bangkalan.
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Komite Olahraga Indonesia (Koni) Bangkalan hari ini mendatangi kantor DPRD Bangkalan. Selain memaparkan seluruh kegiatan keolahragaan, Koni juga menyampaikan keluhan tentang minimnya anggaran Koni di tahun 2020 ini.
Ketua Koni, Moh Fauzan Ja'far mengatakan, saat ini anggaran di Koni sebanyak Rp 2 milyar. Anggaran ini dinilai kecil, pasalnya ada 26 cabang olahraga yang ada di Bangkalan.
"Anggaran kami sebanyak Rp 2 Miliar dan itu merupakan dana hibah. Di daerah lain, Sampang misalnya itu anggaran Koni sebanyak Rp 4-5 miliar," tuturnya, Kamis (23/7/2020).
Bukan tanpa alasan Fauzan mengeluhkan hal tersebut, mantan ketua KPU ini mengatakan, sudah mengaktifkan seluruh cabang olahraga yang sebelumnya mati suri. Pihaknya kini juga bekerja maksimal untuk melakukan pelatihan ke berbagai atlet agar bisa meraih juara dan mengharumkan nama Bangkalan.
"Prestasi kita tahun lalu berada di nomer 38 dari 38 kota/kabupaten. Kami ingin memajukan seluruh cabang olahraga, ya harapannya bisa masuk ke 10 besar," tambahnya.
Diketahui, Pekan Olahraga Provinsi (PorProv) kali ini akan digelar di Bangkalan. Sehingga, latihan para atlet harus dimaksimalkan sehingga bisa meraih juara dan berprestasi.
"Kami akan menarik semua altet Bangkalan yang berkiprah di luar Bangkalan. Itu aset Bangkalan dan harus terus kita support," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad mengaku akan terus mensupport Koni Bangkalan untuk menciptakan atlet berprestasi. Pihaknya juga akan menambahkan anggaran Koni di tahun depan.
"Tentu akan kami perjuangkan di tim anggaran. Minimal bisa bertambah 50 persen dari anggaran tahun ini," tutupnya. (Yis)