Kasus Covid-19 di Bangkalan Didominasi Klaster Lokal

Foto : Peta sebaran Covid-19. 
1192
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Angka terinfeksi Covid-19 di Bangkalan makin bertambah. Dari ratusan data tersebut, mayoritas pasien merupakan klaster lokal dengan penyebaran di wilayah kota dan sekitarnya. 

Kepala dinas kesehatan, Sudiyo mengatakan, hingga saat ini terdapat delapan klaster penyebaran Covid di Bangkalan. Dari delapan klaster tersebut, klaster lokal dan tenaga medis menjadi dua klaster yang paling dominan. 

"Ada 8 klaster yakni TKHI, pelayaran, nakes, Jakarta, Surabaya, Bangkalan, pasar dan bank," ucapnya, Jumat (17/7/2020). 

Ia merinci jumlah tiap klaster yakni TKHI 3 pasien, pelayaran 39 pasien, nakes 50 pasien, Jakarta 9 pasien, Surabaya 49 pasien, Pasar 11 pasien, Bank 4 pasien sedangkan sisanya merupakan klaster lokal atau Bangkalan. 

"Untuk saat ini. Dari total 305 pasien sudah 110 pasien sembuh," tuturnya. 

Ia berharap, seluruh masyarakat mampu disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh kegiatan. Sebab, angka kematian di Bangkalan dari jumlah tersebut terdapat 41 pasien meninggal. 

"Imbauannya untuk seluruh masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Angka terus naik, kita perlu waspada bersama agar pandemi segera berakhir," tukasnya. (Yis)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar