Berdalih Tak Ada Penyidik, Satpolair Sumenep Lamban Tangani Kasus Tenggelamnya KLM Jaya Abadi

Foto: Kepala satuan polisi perairan Sumenep Iptu Agung Widodo
811
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Lambannya pengungkapan kasus tenggelamnya kapal KLM Jaya Abadi disebabkan oleh tidak adanya penyidik. Demikian disampaikan kepala Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Sumenep Iptu Agung Widodo. Rabu (15/7/20).

Agung menyebutkan, di satuan yang ia komandoi saat ini tidak memiliki penyidik, sehingga setiap perkara yang ditangani selalu meminta bantuan ke penyidik bantu.

"Terus terang dari awal saya sudah ngomong kalau disini tidak ada penyidiknya. Mau dilimpahkan, polres juga banyak perkara akhirnya jalani sendiri," kelitnya.

Kendati demikian, pihaknya terus berkordinasi dengan Polres. Sebab, tanpa bantuan penyidik dari Polres, menggungkap kasus tidak mudah.

Agung mengungkapkan, jika ada kasus yang sedang ditangani, maka penyidiknya adalah kasat sendiri (Kasatpolair).

"Atas nama saya sendiri, kasat sebagai penyidik. Cuma saya diperbolehkan. Meski orangnya ada, Jadi kerjanya merangkap," ungkapnya.

Ia berharap kepada Polres Sumenep, dalam rangka mengusut tuntas perkara yang sedang ditanganinya agar senantiasa dibantu, Selain itu untuk menjaga-jaga kemungkinan perkara lain yang akan datang dikemudian hari.

"Setiap kali rapat, kami menyampaikan bahwa di Satpolair tidak memiliki penyidik. Saya meminta bantuan. Walaupun terkadang kami yang ada disini menjadi penyidik sendiri," paparnya.

Sementara itu kuasa hukum korban tenggelamnya KLM Jaya Abadi Zainur Ridlo mengatakan, pihaknya kecewa terhadap kinerja Satpolair Sumenep. Pasalnya, pengungkapan kasus yang ditanganinya itu berjalan lamban. Sebab sejak bulan Mei lalu kasus tersebut sampai saat ini tidak ada perkembangan dan masih belum ada kejelasan.

"Sebagai kuasa hukum (korban) kami kecewa, perkara yang terang benderang merupakan tindak pidana, penanganannya lambat, sampai sekarang masih proses penyelidikan," tuturnya. (Zain).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar