Tidak Profesional, Layanan Puskesmas Legung Dikeluhkan

Foto: Tampak Dari Depan Puskesmas Legung
1737
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Gara-gara tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, UPT Puskesmas Legung, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan oleh warga setempat. 

Pasalnya, petugas yang ada di puskesmas tersebut dianggap kurang hati-hati dalam memberikan pelayanan kepada pasien, sehingga kerap merugikan kepada pasien yang berobat ke Puskesmas tersebut.

"Banyak masyarakat yang mengeluh terkait pelayanan di Puskesmas Legung, sebab dalam memberikan pelayanan terhadap pasien kurang maksimal, serta tidak hati-hati," kata Masriyanto, juru bicara Gerakan Pemuda Peduli (GP2), Senin (19/2/2018).

Sementara munculnya keluhan masyarakat tersebut berawal dari terjadinya subuah insiden yang menimpa pasien atas nama Nabil Hidayat (12), asal Dusun Dapende Timur, Desa Dapende, Kecamatan Batang-Batang.

Pasien tersebut dibawa ke puskesmas Legung, lantaran mengalami luka pada bagian kakinya,  pada tanggal 21 Agustus 2017 Tahun lalu,

Saat itu pihak puskesmas langsung melakukan pemeriksaan dan pihak puskesmas memberikan beberapa jahitan pada luka yang diderita oleh Nabil.

Sehingga, atas pelayanan yang diberikan petugas puskesmas legung, keluarga Nabil berharap luka yang diderita korban cepat sembuh dan kembali normal seperti sediakala.

Namun, harapan keluarga Nabil ternyata hampa. Sebab luka yang diderita korban malah membengkak, serta terasa nyeri.

"Justru yang terjadi terhadap Nabil malah sebaliknya tidak sesuai dengan yang diharapkan, bukannya sembuh tapi malah kakinya mengalami bengkak dan hingga kini kakinya tersebut tetap merasakan nyeri," katanya.

Oleh sebab itu, Masrianto dengan tegas mengatakan persoalan ini harus ditindak lanjuti oleh pemerintah Kabupaten Sumenep. Sehingga peristiwa seperti itu tidak terulang lagi pada pasien lainnya.

Sementara itu  H. Syamsuri selaku kepala UPT. Puskesmas Legung saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan jika beberapa bulan yang lalu ada pasien atas nama Nabil pernah dirawat di Puskesmas tersebut,

“Ya benar mas, saudara Nabil Hidayat tersebut dulu memang periksa disini, tapi pihak keluarga meminta untuk dirawat dirumahnya, bahkan kami sudah katakan untuk tetap dirawat dirumah sakit, tetapi  keluaganya tetap tidak mau” katanya. (Nafi/Diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

Komentar