Ilustrasi Gedung
Ilustrasi Gedung
MEMOonline.co.id- Bekasi -Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menganggarkan dana Rp.200- miliar untuk membangun gedung baru pemerintahan 16 lantai. Pembangunan gedung dengan biaya anggaran dari APBD tersebut terletak di wilayah Kompleks Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Desa Sukahami, Kecamatan Cikarang Pusat.
"Akhir Maret 2018 kita targetkan proyek sudah berjalan yang diawali dengan pemasangan tiang pancang," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin, Rabu (14/2/2018).
Menurutnya, pembangunan gedung 16 lantai itu menggunakan dua tahun APBD yakni periode 2018 dan 2019. Karena itu, proyek ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2019 dan pada tahun 2020 kantor sudah bisa digunakan.
Pembangunan gedung tersebut sangat mendesak. Sebab kantor pemerintahan yang eksisting saat ini sudah tidak representatif untuk melayani masyarakat. Ruang kerja para staf di sejumlah OPD saling berimpitan dengan pegawai lain.
Tidak hanya itu, jelas Jamaludin, Dinas Ketahanan Pangan untuk saat ini masih berbagi tempat dengan Dinas Lingkungan Hidup.
"Sekarang satu gedung masih diisi oleh dua sampai tiga OPD, sehingga pelayanan tidak maksimal. Padahal idealnya, satu gedung atau satu lantai bangunan diisi satu dinas. Barulah pelayanan bisa maksimal," katanya.
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Henry Lincoln menambahkan, gedung yang akan dibangun ini bakal digunakan oleh 10 OPD di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), dan Dinas PUPR. Kemudian Dinas Perumahan Rakyat, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.
Namun, gedung lama nantinya akan diatur ulang pemerintah sesuai kebutuhan ke depan.
Henry meyakini, keberadaan gedung ini akan meningkatkan kinerja aparatur dan pelayanan ke masyarakat.
"Rencana ini sudah ada sejak 2016 lalu dan DED (Detail Engineering Design/ proyek perencanaan fisik) sudah rampung akhir 2017 kemarin. Jadi tahun ini akan mulai mengerjakan pembangunan gedung tersebut," tukasnya. (Bam/ Diens).