1000 Masker ,6 APD Dan 15 Fase Shield, Disumbangkan Griya Srikandi Untuk Kota Probolinggo

Foto : Wali Kota Probolinggo Menemui Perwakilan Griya Srikandi
812
ad

MEMOonline.co.id,Probolinggo-- Bertepatan memperingati Hari Kartini , pemilik Griya Srikandi Katarina Asep menyumbangkan 1000 masker ,6 APD Dan 15 fase shield.
Ditemui langsung Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Selasa (21/4/2020).  Didampingi Inspektur Tartib Goenawan.

Bantuan demi bantuan terus mengalir hingga hari ini, yang merupakan suatu bentuk kepedulian bersama atas musibah Covid-19. 

“Banyak hal yang bisa dilakukan, ini (pandemi korona) bukan hanya di Kota Probolinggo saja, namun hampir semua daerah hingga luar negeri terdampak Corona. Dan saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Griya Srikandi ikut menyumbang 1000 masker dan APD,” tutur Wali Kota sambil mencoba sebuah masker Griya Srikandi.

Menurutnya, masker-masker ini akan diberikan kepada warga Kota Probolinggo, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan akan menindak tegas jika masyarakat kedapatan tidak memakai masker saat di luar rumah. 

“Mudah-mudahan masyarakat sadar akan pentingnya memakai masker , gerakkan bermasker, kalau masih ada saja yang tambeng (tidak memakai masker), kami akan menindak tegas,” ujar Habib Hadi.

Wali kota juga mengharapkan pada Griya Srikandi terus melakukan hal-hal positif yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. “Semoga Griya Srikandi ini menjadi penerus-penerus milenial, meskipun usianya tidak lagi muda. Milenial tidak hanya dilihat dari umur, namun dilihat dari semangatnya yang luar biasa,” urainya diamini para Srikandi itu.

Ditemui secara terpisah usai acara, Katarina Asep pemilik Griya Srikandi menuturkan pembuatan 1.000 buah masker ini dilakukan oleh timnya, terdiri dari 15 orang ditempuh dalam waktu sehari. Tidak mengedepankan profit , Katarina mengungkapkan betapa dirinya diberikan kemudahan oleh Sang Maha Kuasa. 

“Alhamdulillah, bahan-bahan yang kami dapatkan ini diperoleh dari pengepul kain. Dan kami mendapatkan bahan-bahan itu separo dari harga toko,” ucap wanita 47 tahun itu menjelaskan.

Griya Srikandi yang merupakan Kampung Re Re Re (Reduce, Reuse, Recycle) beralamatkan di Jalan Argopuro Perumahan Kopian Barat Blok E nomer 23 , sebelumnya memproduksi daur ulang, bank sampah , batik tulis  ,handycraft dan souvenir. Namun saat ini usahanya berubah menjadi usaha pembuatan masker.(Agus)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Baru beberapa hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad...

Komentar