Dua Warga Pagerungan Besar Sumenep Tewas Terseret Arus, Perahunya Terbalik Saat Asyik Mandi di Laut

Foto: warga saat mengevakuasi korban tenggelam
1063
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Dua warga asal Desa/Pulau Pagerungan Basar, Kecamata/Pulau Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia. Mereka berdua meninggal di tepi pantai, Sabtu, 4 April 2020 sekitar pukul 08.00 Wib.

"Ia saya dapat kabar ada dua warga yang meninggal, semuanya perempauan," kata Badrul Aini, Anggota DPRD Sumenep dari Kepulauan,

Menurutnya, hasil teleconference dengan Saifuddin (45) warga Desa/Pagerungan Pagerungan Besar, dua warga yang meninggal bernama Vera (30) salah guru TK dan Hambiya (50). Keduanya merupakan warga Dusun 1 Desa/Pagerungan Pagerungan Besar.

Dia menceritakan, pagi itu terdapat empat atau lina anak kecil yang mendi dipantai dengan menggunakan sampai dan gabus. Selang beberapa saat kemudian, salah satu anak tenggelam.

Kemudian Hambiya mencoba untuk menyelamatkan cucunya, hanya saja Hambiya ikut tenggelam sehingga tidak bisa diselamatkan. "Kalau anak-anak yang mandi selamat semua, hanya dua orang itu yang tidak bisa diselamatkan," jelas Badrul.

Saat ini kata dia janazah keduanya sudah dipulangkan di rumah masing-masing dengan menggunakan ambulance roda tiga.  (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar