Sejumlah OPD di Sumenep Resah Anggaran Covid-19 Rp 2,5 M Tak Cair

Foto: R. Abd. Rahman Riadi, Kepala BPBD Sumenep
808
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menganggarkan sebesar Rp2,5 miliar untuk pencegahan dan penyebaran virus corona. 

Sampai saat ini anggaran tersebut belum cair. Saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan dana talangan saat melakukan pencegahan. 

"Kalau sepengetahuan saya belum ada yang cair, (saat melakukan pencegahan) dana talangan masing-masing OPD, nanti diganti kalau sudah cair," kata R. Abd. Rahman Riadi, Kepala BPBD Sumenep, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya,

Dikatakan, saat ini dana tersebut masih dalam tahap pengajuan kepada Bupati Sumenep. "Jadi selama ini yang kami lakukan dengan biaya mandiri dulu dengan ditalangi oleh OPD," jelasnya. 

Sebab lanjut Rahman, jika OPD menunggu anggaran cair, setiap OPD tidak bisa bekerja dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19. Sebab, pencairan dana tersebut butuh waktu yang cukup lama. "Kami harus respon cepat, sementara proses dana kan ada adminitrasi yang dilalui, kalau menunggu itu tidak bekerja. Sementara covid sudah mengancam didepan mata, kalau kita tidak eksen jadi masalah tersendiri sehingga harus inisiatif tersendiri melakukan tugas," tegasnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar