Foto : Penelusuran wilayah rawan bencana
Foto : Penelusuran wilayah rawan bencana
MEMOonline.co.id, Surakarta - Komandan Kodim (Damdim) 0735/ Surakarta, Letkol. Inf. Wiyata S. Aji, melakukan penelusuran disepanjang daerah aliran Sungai Bengawan Solo guna memetakan wilayah aliran atau titik lokasi bantaran yang dianggap berpotensi rawan longsor, erosi atau sudah terjadi pendangkalan, Senin (27/1/2020).
Kegiatan yang dipimpin oleh Komandan Kodim 0735/ Surakarta, Letkol Inf Wiyata S. Aji tersebut juga melibatkan beberapa komponen masyarakat, BPBD, Relawan, BBWS, Tagana dan Sibat serta anggota jajaran Kodim 0735/ Surakarta.
Diutarakan Dandim, bahwa tujuan pemetaan adalah untuk mengetahui kondisi dan wilayah mana yang akan ditanami rumput Vetiver (Akar wangi) dengan maksud untuk mencegah longsor, erosi ataupun pendangkalan disepanjang aliran sungai Bengawan Solo.
Dandim juga menjelaskan bahwa tim masih melakukan pemetaan untuk kemudian dilanjutkan dengan menghitung seberapa banyak kebutuhan bibit Akar wangi yang akan ditanam.
Rencananya, penanaman akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2020 secara serentak bersama dengan jajaran Kodim Surakarta dan para relawan.
"Akar wangi merupakan tumbuhan yang cukup kuat untuk menahan erosi. Tanaman sejenis rumput yang berasal dari India ini dapat tumbuh sepanjang tahun dan dikenal banyak orang sudah sejak lama sebagai sumber wangi-wangian," pungkas Dandim Solo. (AK/Bam/Diens).