Foto: ilustraai google
Foto: ilustraai google
MEMO.online.co.id, Malang - Lima hari menjelang pendaftaran CPNS Pemkot Malang ditutup, sebanyak 210 pelamar sudah dinyatakan tidak mememuhi syarat,sesui persyaratan pendaftaran yang ditentukan.
Hingga Selasa (19/11) kemarin tercatat 1.661 pelamar, rencananya pendaftaran CPNS ditutup pada Minggu (24/11). Pelamar yang tidak memenuhi persyaratan karena beberapa alasan.
Terpisah,Kepala BKD Kota Malang Dra Anita Sukmawati menjelaskan berkas pendaftaran yang dinyatakan TMS di antaranya karena kesalahan teknis seperti memasukan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang tidak benar.
“ Pada tahun-tahun sebelumnya,ini juga kerap terjadi,Makanya ini diperhatikan dulu sebelum submit data,” jelasnya. Sesuai sistem pendaftaran CPNS, pelamar harus submit data. Setelah itu langsung dilakukan verifikasi data pada berkas pendaftaran.
Lanjut Anit sebelum pedaftaran ditutup, pelamar yang semula dinyatakan TMS masih bisa memperbaiki dan menambah data administrasi yang kurang. Agar dapat memenuhi syarat saat diverifikasi dan maju pada tahap selanjutnya.
Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto menjelaskan terdapat tiga formasi yang paling banyak peminatnya. “Yakni formasi atau jabatan pengelola pengadaan barang/jasa ahli pertama, bidan terampil dan guru matematika ahli pertama,” jelasnya.
Sedangkan untuk bidan terampil disediakan 16 formasi, dan terakhir guru matematika ahli pertama tersedia lima lowongan. Selain itu menurut informasi lainnya, beberapa formasi yang masih sepi peminat berada di beberapa jabatan analis dan peneliti ahli pertama. Masing-masing jabatan ini menyediakan hanya satu formasi saja.
Kuota CPNS Pemkot Malang terdapat 335 lowongan. Terdiri dari 148 guru, 101 tenaga keseha etan dan 86 tenaga teknis non pelayanan dasar. Pendaftaran masih dibuka hingga 24 November 2019 mendatang.(Dahlan/diens).