Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi  Pemerintah (SAKIP)  Kabupaten Bekasi Naik

Bupati Bekasi saat menerima penghargaan dari Kemen PAN-RB RI
1326
ad

Memoonline.co.id, Bekasi-Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendapatkan peningkatan  kenaikan nilai dalam pengelolaan Kinerja  Instansi Pemerintah (Sakip) Tahun 2017 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia, kenaikan ini diperoleh sebagaimana hasil evaluasi yang dilakukan  Kemen PAN-RBRI dengan  tim evaluator dari Inspektorat Provinsi jawa barat pada bulan oktober tahun 2017.

Dimana sebelumnya akuntabilutas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun 2015 mendapatkan nilai 52,11 dan pada tahun 2016 mendapatkan nilai 50,29  atau setara dengan predikat ‘CC’.

Dan untuk tahun 2017  hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Instansi Pemkab Bekasi meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan  capaian nilai SAKIP tahun 2015 dan 2016, yang pada tahun 2017 ini nilai SAKIP Pemkab Bekasi  memperoleh nilai 61,79 dengan predikat Baik (B). Penilaian tersebut menunjukan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran Pemerintah Kabupaten Bekasi dibandingkan  dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil  Sudah menunjukan kinerja yang baik.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah mengatakan, dirinya sebagai kepala daerah mengucapkan rasa syukur atas capaian yang sudah dicapai para aparatur sipil negara (ASN) yang telah berjuang. Sehingga memperoleh kenaikan nilai dalam penilaian SAKIP Tahun 2017 dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan tim evaluator Inspektorat tingkat Provinsi Jabar.

Pemberian nilai dan penyerahan hasil LHE Sakip yang langsung diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Men PAN-RB) Asman Abnur ini, Neneng berharap serta mengajak seluruh para perencana di masing – masing Organisai Perangkat Daerah (OPD) perlu bekerja lebih keras lagi supaya pada tahun depan bisa lebih baik lagi.

”Penilaian tersebut merupakan sebagai tolak ukur kami dalam pelaksanaan organisasi dan mengelola pemerintah daerah tingkat madya, yang manfaatnya sebagai pelayanan public yang good government sebagaimana yang menjadi suatu program Keme PAN-RB,”ujarnya Neneng.

Kegiatan pengumuman serta penyerahan Laporan Hasil  Evaluasi (LHE) Sakip yang dihelat di Kepulauan Riau, Kota Batam Provinsi Riau.

Bupati Neneng berkeinginan adanya semangat lebih para pemangku jabatan diseluruh OPD Pemkab Bekasi dan bisa bekerja sama dengan hati yang tulus demi satu tujuan untuk kepentingan publik.

”Kami berharap seluruh OPD dan antar liding sector atau antar sektoral supaya bisa bekerjasama secara lebih erat dan sinergitas. Jadi terbangunnya suatu system organisasi yang baik dengan memiliki satu tujuan untuk kepentingan masyarakat sebagamana fungsingnya,” pungkasnya. (Bam/Diens).

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar