Foto: Gubernur Jawa Timur (tengah baju putih) saat peresmian rumah sakit apung di Sumenep
Foto: Gubernur Jawa Timur (tengah baju putih) saat peresmian rumah sakit apung di Sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep - Setelah resmi di lounching, kapal/rumah sakit apung yang ditempatkan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ternyata dilirik banyak daetah.
Beberapa daerah ternyata juga ingin mrmiliki pelayanan kesehatan laut, seperti yang dimiliki Kabupaten Sumenep.
Salah satunya afalah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Sampang.
"Setelah mendengar (adanya rumah sakit terapung) Wali Kota Probolinggo dan Bupati Sampang juga inden," kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur,
Untuk itu pihaknya meminta adanya Rumah Sakit Terapung benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin. Itu untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di wilayah Provinsi Jawa Timur.
"Kami harap adanya rumah sakit terapung ini bisa memberikan layanan kesehatan lebih berkualitas, lebih merata. Kami ingin semua masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan yang maksimal, termasuk yang ada di daerah kepulauan," harapnya.
Untuk ketersediaan tenaga medis kata dia, banyak perguruan tinggi (PT) yang siap bekerjasama, dengan cara menugaskan tenaga kedokteran bertugas di rumah sakit terapung. Saat ini dokter yang disiagakan dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga Surabaya.
"FK Unair dan FK lain waktu kami pertemuan para rektor, mereka juga ingin sekali mereka jadi bagian yang ingin berkontribusi pada pelayaran kapal menjadi rumah sakit terapung ini," tegasnya (Ita/diens)