Ketua AJS Kutuk Kekerasan Terhadap Wartawan di Sampang

Foto: wartawan korban kekerasan di sampang
1306
ad

 MEMOonline.co.id, Sampang - Kekerasan yang dialami salah satu wartawan Media Online di Sampang mendapat reaksi keras dari berbagai pihak.

Salah satunya dari ketua Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) Kamaludin, menurutnya kekerasan terhadap wartawan merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan oleh UU Nomor 40 Tahun 1999.

"Seorang wartawan dalam melaksanakan tugasnya di lindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang, Pers," tegasnya, Minggu (21/7/2019) 

Lanjut Kamal biasa dipanggil, siapapun yang mencoba atau menghalang halangi wartawan dalam melaksanakan tugasnya dan sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ),  selain kena UU tentang Pers ini juga kena pasal tentang kekerasan terhadap wartawan. 

"Terduga kasus perampasan HP dan penganiayaan yang  dialami salah satu Wartawan di Sampang kemarin itu, di samping sudah melanggar UU Pers juga sudah masuk dalam hukum pidana," ungkap kamal, yang juga salah satu wartawan Trans TV Sampang. 

"Petugas harus menindak tegas bagi siapapun yang berusaha menghalang halangi tugas wartawan apalagi dengan kekerasan," tegasnya. (Fathur/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar