Foto: Bupati Bekasi Sosialisasi Perbup Ketenagakerjaan di 4 Kawasan Industri
Foto: Bupati Bekasi Sosialisasi Perbup Ketenagakerjaan di 4 Kawasan Industri
MEMOonline.co.id, Bekasi - Kunjungan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dalam rangka sosialisasi Perbup Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja ke beberapa kawasan industri membuahkan hasil. Hingga Rabu (3/7/2019) kemarin, sedikitnya sudah terdata 1.937 lowongan pekerjaan di beberapa perusahaan.
Ribuan lowongan pekerjaan itu terdata setelah Eka mengunjungi empat kawasan industri secara bergantian. Lowongan kerja tersebut diperuntukkan tenaga kerja lokal.
“Sudah tercatat di kami ada 1.937 lowongan kerja yang diberikan Kawasan Industri MM2100, Deltamas, GIIC, dan Ejip,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi.
Ketersediaan lowongan pekerjaan ini, kata Edi, lantaran komunikasi yang dibangun antara Bupati Bekasi dengan pengusaha di kawasan industri tersebut.
“Rinciannya, 523 lowongan pekerjaan di MM2100, 182 di Deltamas dan GIIC, serta 1.232 di Ejip,” jelasnya.
Edi, yakin jumlah lowongan pekerjaan tersebut bakal bertambah. Sebab kunjungan kerja Bupati Bekasi terkait sosialisasi Perbup masih berjalan ke kawasan industri lainnya.
“Jadi dengan sosialisasi ini kita berupaya agar lebih banyak lagi tenaga kerja lokal bisa bekerja di perusahaan. Mudah-mudahan pada kunjungan berikut di kawasan industri lainnya akan didapatkan tambahan lowongan kerja yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Untuk teknis penyerapan lowongan kerja, lanjut Edi, akan dibahas lebih lanjut dengan mengundang perwakilan pihak perusahaan dari setiap kawasan industri.
“Nanti kami undang HRD-nya untuk membicarakan teknis penerimaan. Termasuk soal pelaksanaan tes dan lain sebagainya,” katanya.
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berharap komunikasi yang telah dilakukan dengan pelaku usaha dapat menjadikan segalanya menjadi lebih baik lagi. Hingga satu per satu masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi terselesaikan.
“Saya tidak akan pernah bosan merangkul. Bahkan mengajak pelaku usaha dan investor khususnya perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi untuk bersama membangun, merawat, dan membenahi Kabupaten Bekasi. Serta mencari solusi berbagai masalah yang ada di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Bam/Diens)