Foto: Erwin bersama Intan, salah satu artis D'Academy Indosiar
Foto: Erwin bersama Intan, salah satu artis D'Academy Indosiar
MEMOonline.co.id, Jember – Gegara kepiawaiannya memainkan salah satu alat musi, yakni seruling bambu, Erwin, jurnalis salah satu media online asal Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah beberapa kali main sepanggung dengan artis ternama di tanah air.
Bahkan diiringi petikan gitar Soewardiyanto warga Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Erwin terlihat sangat mahir membawakan tembang sunda ‘es lilin’ dengan seruling bambunya. Cengkok dan nadanya amat serasi, dan sangat enak didengar.
Menurut Erwin, keahlian yang dimiliki itu sudah ia tekuni sejak dirinya masih usia SMP. Erwin memulai karirnya meniup seruling mulai dari orkes patrol tradisional hingga naik turun penggung bersama orkes dangdut kenamaan.
Tidak hanya itu, berkat kemampuannya meniup seruling, Erwin sempat beberapa kali sepanggung bersama artis kenamaan, seperti Intan D'akademy Indosiar.
"Bagi saya, bermain seruling bukan hanya sekedar mencari hiburan, tetapi ungkapan perasaan atau ekspresi jiwa," kata Erwin, Senin (20/5/2019).
Namun begitu, Erwin mengakui jika dirinya sempat beberapa kali diundang untuk mengiringi pagelaran musik, yang tujuannya semata-mata karena ingin menghibur saja.
"Profesi saya jurnalis, semantara bermain musik itu merupakan sampingan tetapi sudah menjadi rutinitas," sebutnya.
Oleh sebab itu dirinya berharap, para generasi muda juga bisa belajar bagaimana bisa memainkan musik seruling.
"Jangan hanya pandai bermain musik modern saja. Seruling juga bagian merawat budaya seni nenek moyang kita," harapnya.
Sementara pegiat seni dan sejarah Irwan Rahday membenarkan, jika musik seruling sudah ada sejak jaman sebelum kemerdekaan.
"Seruling bambu, merupakan alat musik warisan dari leluhur. Sampai saat ini suara dan nadanya diakui tidak kalah. Bahkan dipadukan dengan alat musik apapun nyambung," pungkasnya. (Inul/diens)