Foto: anggota Kaliber Jember di rumah janda sebatang kara di Plalangan
Foto: anggota Kaliber Jember di rumah janda sebatang kara di Plalangan
MEMOonline.co.id, Jember – Setelah beritanya viral di media, terkait janda tua yang hidup sebatang kara di rumah tak layak huni, Komunitas Kalisat Bersatu (Kaliber) hari ini langsung merenovasi rumah gedek milik Jalmija, yang sebelumnya ditulis Bu Siti, di Desa Plalangan, Kecamtan Kalisat Kabupaten Jember Jawa Timur.
Seperti yang disampaikan oleh koordinator Kaliber, Adrey, renovasi rumah nenek renta Jalmija yang sebelumnya Bu Situ itu dilakukan, atas dasar kemanusiaan dan bentuk keprihatinan sebagai sesama muslim.
“Anggrannya kita patungan dari berbagai pihak. Ada komunitas Djuju ada mas Teguh. Materialnya, sudah kami siapkan beberapa hari ini,” kata Adrey, kepada memoonline.co.id, Sabtu (4/5/2019).
Menurut Andrey, renovasi rumah Jalmija/Bu Siti itu, diperkirakan memakan waktu minimal 2 hari. Sehingga rumah Jalmija/Bu Siti menjadi rumah untuk ditempati, sebagaimana rumah layak huni lainnya.
“Jadi dukungan dari semua pihak tetap kami tunggu. Kemaren sudah ada yang tanggung bambu, semen dan makannya,” paparnya.
Lebih jauh Andrey juga menyebut, khusus Desa Plalangan Kalisat masih banyak rumah yang sangat tidak layak untuk ditempati.
“Plalangan kalau kita mau jujur, masih lumayan. Kita tidak perlu menyalahkan siapapun, ini tanggungjawab bersama,” pungkasnya.
Sementara salah seorang Aktivis Sosial Rohadi mengatakan, masih tercecer danum terkabulnya beberapa rumah warga miskin tersebut karena beberapa faktor.
“Bisa kesalahan entry atau anggaran yang kurang. Mari kita bergandengan tangan, untuk kemiskinan ini,” pungkasnya. (Inu/diens)