Apes, Alap-alap Motor di Tiga Kampus di Pamekasan Diamuk Massa

Foto : Pelaku saat diamankan massa di Kampus Unira
1210
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Suhaimi (22) warga Desa Banyupele, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang apes diamuk massa saat melakukan aksi ketiga kalinya di Kampus Universitas Madura (Unira) Pamekasan, Selasa (15/1/2019) siang tadi.

Sebelumnya, Suhaimi mencuri motor di dua Kampus yang ada di kota Gerbang Salam. Pertama, di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. Kedua, di Kampus Universitas Islam Madura (UIM).

Namun aksi ketiga kalinya di Unira Pamekasan, pemuda pelaku pencuri sepeda motor itu babak belur dihajar massa. Pekalu tertangkap tangan saat sedang beraksi.

Ayus, salah seorang mahasiswa Unira menuturkan, awalnya, pelaku berhasil ditangkap anggota Satpam dan kemudian dikerumuni beberapa dosen dan mahasiswa Unira.

"Pelaku mencurian motor di parkiran samping gedung Rektorat. Pelakunya tertangkap dan sudah dibawa ke kantor polisi," kata Ayus.

Aktivis HMI itu menjelaskan, aksi pelaku pencuri motor itu dengan cara menghipnotis pemilik sepeda motor, tak jauh berbeda dengan kedua Kampus yang sempat kecolongan.

"Beruntungnya tadi yang dihipnotis cepat sadar dan kemudian dia teriak," jelas aktivis HMI. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Ancaman terhadap persatuan masyarakat di era digital tidak selalu hadir dalam bentuk fisik. Penyebaran hoaks,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Sebanyak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

Komentar