Bupati Baddrut dan Bupati Latif Jadi Pemateri Talkshow Pendidikan di Pamekasan

Foto : Bupati Baddrut saat Mengisi Materi
1127
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Gerakan Sadar Pendidikan Madura (GSP-M) mengadakan pelantikan pengurus dan talkshow pendidikan di Kantor PCNU Pamekasan, yang berada di Jalan Abdul Aziz Pamekasan, Minggu (02/12/2018).

Talkshow tersebut di pematerii oleh dua Bupati yang berada di Pulau Garam, diantaranya; Bupati Pamekasan, R. Baddrut Tamam dan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron. Dan pemateri terakhir diisi oleh mantan Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Dodik Pranata Wijaya dan dihadiri juga Ra. Wazir.

Acara yang mengusung tema 'Ada Apa dengan Pendidikan di Madura' itu dihadiri puluhan peserta. Dan di moderatori oleh Taufik Hidayat, yang merupakan pendiri sekaligus penasehat GSP-M.

Baddrut Tamam, dalam sambutannya sedikit memotivasi para peserta untuk tetap semangat dalam berpendidikan. Bahkan dirinya memberikan gambaran beberapa orang asli Pulau Madura yang mencakup 4 Kabupaten yang saat ini sudah sukses dan menjadi tokoh.

"Hampir dua Kabupaten di Madura itu UKM-nya rendah, diantaranya Kabupaten Sampang dan Bangkalan. Maka dari itu kita harus bersatu untuk mendorong kemajuan Pulau Madura ini," kata Baddrut.

Politisi partai PKB itu membeberkan trobosan baru yang perlu di terapkan oleh 4 Kabupaten di Pulau Garam ini. Diantaranya, di sektor pendidikan.

Selain itu, mantan anggota DPRD Jawa Timur itu sedikit menyinggung kesadaran anak muda di Kabupaten Pamekasan seperti zaman, karena melihat ketekunan dan keuletan pemuda zaman dulu jauh berbeda.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menerangkan sof skill dalam berkemampuan.

"Dalam menjalin pendidikan berkarakter sangat sulit. Jadi nantinya kami akan menjadi MoU dengan berbagai elemen," kata Latif.

Lebih lanjut, dikatakan Latif, dirinya juga menyinggung beberapa tempat kos bebas yang ada dilingkungan Kampus di Bangkalan. Dalam artian, mudahnya dijadikan tempat tindakan asusila.

Selain itu, Bupati Latif menyarankan kepada seluruh peserta untuk hijarah. Karena mengingat bulan ini adalah bulan Maulid Nabi.p

Dodik Pranata Wijaya, mempunyai inisiatif untuk kedua Bupati itu menjadi Bupati dua periode. Bahkan, dirinya juga sangat mendukung akan hal yang akan diterapkan oleh kedua Bupati itu.

"Semoga keduanya ini dua periode. Dan bisa berjenjang kelebih tinggi dari ini," katanya.

Terakhir, acara tersebut ditutup dengan pemberian bingkisan kepada anak yatim piatu. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar