Dirjen Otda : Seluruh OPD Kabupaten Bekasi Harus Tetap Semangat Pasca OTT KPK

Foto: Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono.
1107
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, oleh KPK, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berikut jajarannya diminta tidak terus lesu.

Sebaliknya, seluruh OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi diminta agar tetap semangat dan terus menjalankan roda pemerintahan.

“Biasanya pasca OTT semangatnya lesu. Apalagi seperti yang terjadi di Kota Malang. Makanya di Kabupaten Bekasi perlu diubah agar semangat kembali,” kata Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono, saat memberikan sambutan dalam rapat dinas di Gedung Wibawa Mukti, Jumat (19/10/2018).

Sumarsono mengatakan, fenomena yang muncul pasca OTT biasanya muncul kelesuan. Bahkan tidak sedikit setelah kejadian tersebut OPD takut untuk menyerap anggaran.

“Pimpinan daerah yang kena (OTT) maka bermasalah. Sebagian (OPD) pasti lesu. Karena lesu maka nanti ada pemikiran, jangan-jangan, jangan-jangan. Suasana inilah yang harus dihilangkan,” katanya.

Kehadiran Dirjen Otonomi Daerah di Kabupaten Bekasi untuk memastikan fungsi pemerintahan berjalan normal. Serta mengajak seluruh aparatur kembali semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ingin ada semangat baru pasca OTT di Kabupaten Bekasi,”ucapnya.

Sumarsono menambahkan, setelah kasus OTT oleh KPK sudah ‘Inkrah’ (keputusan yang berkekuatan hukum tetap) biasanya Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, tidak lama lagi akan menjadi Bupati Bekasi. Sedangkan jabatan Wakil Bupati Bekasi juga akan segera diisi.

“Plt Bupati tidak lama lagi menjadi Bupati. Wakil Bupati baru akan diisi oleh partai pengusung yaitu Golkar. Nanti dua orang yang diusulkan. Bisa dari birokrasi juga bisa politisi. Nanti diusulkan kepada DPRD melalu Bupati Eka, kemudian terjadi proses pemilihan di DPRD,” jabarnya.

“Biasanya kalau Bupatinya politik, memilih birokrasi senior (sebagai wakil bupatinya). Karena memahami seni birokrasi. Tapi kalau sama-sama dari parpol maka beban sepenuhnya ada di Sekda,” pungkasnya. (Bam/Diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jum’at (14/8/2026) dalam...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman kejahatan siber, Satuan Binmas (Satbinmas) bersama...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan...

Komentar